Perjumpaan!

Written by on January 28, 2019

Banyak orang yang tak sungguh-sungguh berjumpa meskipun mereka bertemu. Dalam perjumpaan ada penemuan diri. Dalam perjumpaan ada penyingkapan orang lain. Banyak orang tak sampai ke sana, mereka hanya berhenti di halte pertemuan yang inderawi. Melihat, mendengar, mengendus, menyentuh, mencecap! Karena itulah, setiap pertemuan hanya menyisakan kenangan. Tetapi perjumpaan senantiasa melahirkan pencerahan.

Sebagian besar orang sesungguhnya hanya sibuk dengan pemikirannya sendiri meskipun ia sepertinya mendengar pemikiran orang lain. Mereka memagari rumah pengertiannya dengan lingkaran apriori, sehingga ia hanya ingin mendengar apa yang sesungguhnya ia ingin dengar saja. Ia menjadikan dirinya sebagai cermin yang ekspektasi intelektualnya adalah untuk dilihat dan dijadikan acuan tentang kebenaran. Karena itulah, semakin banyak pertemuan yang ia alami, yang ia dapatkan hanyalah kecemasan, yang merupakan selisih antara ekspektasi intelektualnya dan kenyataan empirisnya.

Sebagian kecil saja yang sejatinya sungguh-sungguh mengalami perjumpaan saat mereka menemui sesuatu atau seseorang. Itu terjadi karena Ia mengecilkan suara-suara di dalam kepalanya, agar bisa mendengarkan dengan jernih suara-suara di luar dirinya. Ia ada, hadir begitu saja! Tanpa polesan atau pencitraan. Ia otentik sebab menjadi dirinya sendiri saja. Saat ia hadir, isi kepalanya tidak kosong, namun ia justru mengosongkan dirinya dengan sengaja agar bisa menampung sebanyak mungkin dari buah perjumpaan itu.

Keindahan dari sebuah perjumpaan adalah penyingkapan diri orang lain di depan kita. Demikianlah Husserl meracik refleksinya dengan nama fenomenologi! Ia adalah sebuah jalan untuk menghidupkan kembali perjumpaan langsung dengan realitas; sebagai sebuah metode untuk kembali kepada enigma di balik perjumpaan itu. Ia seperti pahlawan yang menyingkirkan segala dogma, prasangka dan narasi di kepala kita, dan membiarkan kita telanjang di hadapan peristiwa.

Hadir begitu saja; apa adanya! Kita menjadi kita, dan mereka menjadi mereka.

(JM)


Current track

Title

Artist