Apa Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan?

Written by on December 19, 2017

 

Ibu hamil wajib untuk memeriksakan kandungannya. Pasalnya, selama masa kehamilan sang ibu dan janin harus terus ada dalam pengawasan medis dengan baik, untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan. Sebenarnya apa yang dilakukan saat pemeriksaan kehamilan? Berapa kali idealnya melakukan pemeriksaan kehamilan?

Radio Heartline FM Tangerang kali ini kembali menyiarkan program “Dokter Menjawab” yang akan membahas tentang tindakan apa saja yang dilakukan saat pemeriksaan kehamilan. Ditemani dengan dr. Julita D.L. Nainggolan, SpOG., dari Rumah Sakit Umum Siloam, akan membagikan informasi mengenai pemeriksaan kehamilan.

Kapankan ibu hamil sebaiknya memeriksakan kehamilannya? Dokter Julita menganjurkan selama enam bulan pertama kehamilan. Menurutnya, ibu dapat memeriksakan kehamilan sebulan sekali saja. Masuk ke bulan ketujuh dan kedelapan, Ia menganjurkan untuk memeriksakan kehamilan setiap dua minggu sekali. Kemudian, saat memasuki bulan kesembilan, Julita berujar bahwa pemeriksaan dapat dilakukan setiap satu minggu sekali.

Intensitas pemeriksaan kehamilan akan bertambah jika terdapat beberapa faktor tertentu, antara lain: jika anda hamil di atas usia 35 tahun, memiliki riwayat penyakit asma, anemia, diabetes, tekanan darah tinggi, atau pun obesitas.

Dengan memeriksakan kehamilan, dokter akan mengetahui kondisi dan kandungan anda. Dokter akan mengidentifikasi apakah ada komplikasi kehamilan dan langsung mengatasinya sebelum keadaan semakin memburuk. Hal ini juga untuk mencegah resiko pertumbuhan janin terganggu.

Lalu apa saja tindakan yang dilakukan saat memeriksakan kehamilan? Awalnya dokter akan menanyakan kesehatan Anda, seperti siklus menstruasi, penyakit yang anda dan keluarga pernah alami, gaya hidup, dan obat-obatan yang anda konsumsi pada pertemuan pertama pemeriksaan. Selain itu, akan dilakukan beberapa tes penunjang, seperti tes fisik, tes urine, tes darah, dan tes skrining janin.

Untuk pertemuan selanjutnya, mungkin anda tidak perlu melakukan semua tes pada pemeriksaan pertama. Waktu pemeriksaan pun akan semakin singkat. Pada pemeriksaan selanjutnya, biasanya dokter akan melakukan pengecekan dasar, seperti pengukuran berat badan, tekanan darah, monitor perkembangan janin, dan gejala-gejala yang anda alami selama kehamilan.

Pada bulan kesembilan, pemeriksaan dasar akan ditambah dengan beberapa pemeriksaan lain, yakni pemeriksaan vagina, serviks, dan posisi bayi. Kemudian, akan dilakukan Tes Group B Streptococcus (GBS) yang merupakan bakteri yang berbahaya bagi bayi. Biasanya tes ini akan dilakukan pada trisemester akhir. Jika terinfeksi bakteri tersebut, ibu akan diberi antibiotik saat persalinan agar melindungi bayi dari infeksi.

Karena itu, penting bagi ibu untuk memeriksakan kehamilannya. Agar jika terdapat kejanggalan, dapat langsung diatasi sehingga keadaan ibu dan janin tidak semakin buruk.

 

Ingin berkonsultasi seputar kesehatan?

 

Dengarkan program Dokter Menjawab.

Setiap Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 13.00 WIB.
Hanya di Radio Heartline FM Tangerang 100,6 FM
Live Streaming di www.heartline.co.id
Apps: Heartline – Karawaci
Youtube & Soundcloud: Heartline Network


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST