Arti Kemerdekaan Bagi Kita

Written by on September 10, 2018

Proklamasi kemerdekaan indonesia merupakan  tonggak sejarah yang ada di dalam kehidupan kita. Pada tanggal 17 Agustus tepatnya pada tahun 1945 bapak Sukarno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Artinya kita telah mengalami kemerdekaan dimana kita telah merdeka sebagi individu dan tidak jajah baik secara konten skilogis dan fisik di tanah kemerdekan indonesia.

Putri kerambitan merupakan seorang putri dari kerajaan di bali telah hadir di heartline untuk memberikan informasi seputar arti kemerdekaan, purti mentuturkan “anak-anak zaman sekarang sudah luar biasa merdekanya, dengan adanya tekonologi yang canggih  tidak adanya batasan kebebasan. Di zaman dulu batasan kebebasan masih sangat kental  oleh adat istiadat seperti, cara peraturan  makan dan minum, duduk dan berbicara dengan orang tua, upacara adat harus diwajibkan memakai pakaian adat.   Bagaiamana  tata kerama yang ditanamkan dalam diri kita sudah diajakarkan sejak dini.”

Kemerdekan artinya kita  bukan berarti bertindak semena-mena  bisa melakukan apapun yang menurut kita baik, karena nilai-nilai cultural kita cukup tinggi dan budaya kita masih sangat tinggi dengan adat istiadat, tata kerama, dan etika. Hal tersebut sangat penting untuk peran orang tua memberikan nilai-niali kebudayaan kembali kepada anak kita.

Indonesia merupakan kebudayaan multikultural yang sangat besar, beberapa daerah mempunyai kebudayaan tersendiri dan masih sangat membudidayakan adat istiadat yang masih di wariskan oleh nenek moyang mereka. beberapa Daerah- daerah indonesia masih menanamkan adanya kasta seperti di daerah toraja,bali dan makassar. Kasta merupakan perbedaan jenjang individu satu dengan individu lainnya. sehingga kasta tersebut dapat menentukan derajat seseorang, pada zaman dahulu perjodohan yang di lakukan oleh golongan kasta tidak dilakukan dengan memilih jodohnya  dengan sendiri, tetapi perjodohan  tersebut orangtua yang akan memilih pasangan kepada anaknya sesuai dengan golongan kasta mereka.

Ada kalimat yang berasal dari jawa mengatakan “kalau cinta itu datang lama-lama, bisa masuk dihati karena  sering bertemu, sering bertatap muka dan lama-lama menjadi satu, sehingga cinta itu tumbuh.”  Sebagai orangtua point penting untuk memilih pasangan untuk anak kita harus dilihat dari 3B (bibit,bebet dan bobot), bibit yang artinya harus mengenal pasangan dar asal,usia,dan keluarga pasangan, bebet artinya, dari sigi pola pikir pasangan, karaktekter dan kemampuan pasangan yang dipunyai mulai dari pendidikan dan pekerjaan. Sedangkan untuk bobot, artinya kualitas kehidupan pasangan untuk kedepannya seperti materi dan finansial diberikan kepada pasangan kelak.

Dilihat dari 3B ini, ada baiknya untuk diperlakukan pada anak zaman sekarang, walaupun kita sebagai individu sudah berdeka. Kemerdekaan itu bukan semena-mena tetapi juga memberikan bibit,bebet dan bobot dan tentu setiap orang tua ingin yang terbaik untuk anaknya.  Maka anak-anak yang masih remaja maupun masih sendiri cobalah untuk membuka kuping,mata dan hati dan mendengarkan nasehat dari orang tua maupun keluarga jauh yang lebih tua dari kita sehingga, kita menjadi salah satu pertimbangan untuk memilih pasangan yang lebih baik.

 

Penulis: Ofika Suryani


Current track
Title
Artist