Heartline Network

Gerakan 1.000 Buku Untuk Banten

Anak-anak adalah penerus bangsa. Penyambung perjuangan bagi bangsa. Lalu apakah kita sudah mempersiakan pendidikan yang cukup bagi para penerus bangsa ini? Ingatlah bahwa setiap kita punya andil untuk bertanggung jawab atas masa depan para penerus bangsa.

Sekretaris Jenderal Kemendikbud Didik Suhardi  menjelaskan, jumlah persentase angka partisipasi murni (APM) pendidikan Tahun 2015, atau jumlah anak bersekolah tiap jenjang pendidikan di Banten mengalami penurunan. Untuk jenjang pendidikan SD mencapai 96,0 persen, pada jenjang SMP mengalami penurunan mencapai 79,9 persen dan terus mengalami penurunan pada jenjang pendidikan SLTA hanya 50,5 persen.

“Artinya angka putus sekolah di Banten sangat tinggi. Hal itu dikarenakan faktor finansial, atau biaya pendidikan yang tidak terjangkau oleh masyarakat Banten,” katanya.

Menyoroti problematika pendidikan yang ada di Provinsi Banten, dan berbarengan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1438 H, Radio Heartline Tangerang mengadakan program “Gerakan 1.000 Buku Untuk Banten”. Melalui gerakan ini, para pendengar Radio Heartline Tangerang maupun masyarakat luas, diajak untuk bersumbangsih memeberikan donasi buku.

Nantinya, buku-buku ini akan didistribusikan untuk anak-anak yang membutuhkan bantuan pendidikan di wilayah Provinsi Banten. Masyarakat dapat menyumbangkan baik buku pendidikan, buku cerita, maupun buku-buku yang layak dibaca oleh anak.

Sumbangkan dapat disalurkan langsung ataupun dikirimkan ke Radio Heartline Tangerang yang beralamat di Gedung Heartline Center Lt. 4, Jalan Permatasari No. 1.000, Villa Permata, Lippo Village, Lippo Karawaci, Tangerang 15811. Sumbangan akan diterima paling lambat pada tanggal 30 Juni 2017.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Jose Marwan di 081 1866 1866. Sekecil apapun andil yang Anda lakukan untuk pendidikan anak bangsa, pasti akan membuahkan hasil yang manis.

 

Jangan diam, mari berbagi kasih bagi sesama!


Artikel Terkait

Radio Heartline Ajak Ortu Mengenal Generasi Milenial

Sadar atau tidak, masa depan anak berawal dari rumah. Pasalnya, keluarga dianggap bertanggung jawab membentuk karakter pertama anak untuk siap terjun bersosialisasi ke masyarakat.

Sayangnya...

How to Communicate With Millenial Generation

Generasi millennial adalah kelompok demografis setelah Generasi X. Peneliti sosial sering mengelompokkan generasi yang lahir antara 1980-2000 sebagai generasi mi...

Kemendagri Tegaskan Pembuatan Akta Lahir Anak Gratis

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Selasa (5/9) lalu. Pertemuan kali ini, lebih menyoal tentang masalah akta kelahiran anak.

Da...

Ratusan Peserta Hadir Dalam Seminar Keluarga “Let’s Protect Our Child”

Radio Heartline merupakan radio yang fokus menyoroti berbagai masalah keluarga, khususnya pada perlindungan anak. Kali ini, masih dalam Gerakan Aku Sayang Anak Indonesia, Radio Heartline Tangerang ...

43.873 Anak di Kota Blitar Siap Diimunisasi Campak Rubella

Berkaitan dengan program pemerintah pusat yang menggalakkan imunisasi Measlel Rubella (MR), ada sekitar 43.873 anak di Kota Blitar yang siap menjadi target imunisasi. Selama ini, masyarakat mengena...