Heartline Network

Jangan Sepelekan Radang Tenggorokan

Aktivitas yang segudang dan tugas kerja yang menumpuk membuat seseorang semakin kewalahan untuk menjaga kestabilan tubuhnya sehingga kebanyakan orang melampiaskannya dengan makan yang berlebihan dan tidak terkontrol. Semua makanan langsung dilahap tanpa dipikirkan terlebih dahulu baik atau tidak untuk dikonsumsinya.

Makanan panas, pedas, dan minuman dingin pun bercampur aduk saat makan sehingga sering kali seseorang mengalami rasa susah menelan, tenggorokan terasa gatal dan kering. Hal itu merupakan gejala penyakit radang tenggorokan.

Jenis penyakit radang tenggorokan memang sering dialami oleh anak-anak dan remaja, tetapi tidak menutup kemungkinan bagi orang dewasa. Tentunya, sangat mengganggu sekali ketika mengalami penyakit radang tenggorokan. Namun, sebelum membahas tentang radang tenggorokan, perlu diketahui terlebih dahulu anatomi tenggorokan itu sendiri. Tenggorokan menurut medis terbagi dua saluran, yaitu saluran napas (laring) dan saluran cerna (faring).

Menurut dr. Mutiara Rachmasari, faringitis (radang tenggorokan) adalah suatu penyakit yang menyerang tenggorokan. Paling sering disebabkan oleh virus dan bakteri akibat dari daya tahan tubuh yang menurun.

Ia juga menjelaskan beberapa gejala yang timbul ketika radang tengorokan. Gejala yang pertama adalah gejala yang dirasakan oleh penderita (gejala subjektif), seperti sakit tenggorokan (nyeri menelan), tenggorokan gatal dan kering, napas bau tak sedap, badan pegal-pegal, nyeri otot, dan terkadang disertai flu dan batuk.

Gejala yang lainnya adalah gejala objektif (pemeriksaan fisik), seperti kemerahan di tenggorokan, bercak-bercak putih atau abu-abu di sekitar tonsil (amandel), kelenjar getah bening di area leher membengkak.

Berikut cara yang diberikan oleh dr.Mutia sebagai langkah pertama mengobati radang tenggorokan agar virusnya tidak semakin menyebar, yaitu melakukan terapi faringitis (perawatan di rumah) jika penyebabnya virus, hal ini dapat membantu mempercepat penyembuhan:
1. Konsumsi air putih yang banyak untuk mencegah dehidrasi
2. Kumur dengan air garam hangat
Caranya, sediakan 1 sdt garam. Lalu campurkan dengan segelas air hangat matang
3. Kumur dengan obat antiseptik/mouthwash untuk mencegah terjadinya bau mulut/napas tidak segar.
4. Perbanyak istirahat

Semuanya akan sia-sia apabila sudah mengonsumsi air putih yang banyak dan berkumur dengan air garam hangat/dengan obat antiseptik pun, namun tidak istirahat. Hal itu bukan menjadikan tubuh kembali sehat/sembuh, melainkan berangsur sakit bahkan semakin parah.

Istirahat yang cukup sangat penting untuk mengembalikan dan meningkatkan stamina tubuh sehingga terhindar dari serangan virus. Selain melakukan terapi faringitis atau perawatan di rumah, beberapa obat herbal, seperti jahe dan madu juga bisa membantu melegakan tenggorokan.

"Penyakit radang tenggorokan termasuk golongan infeksi saluran napas atas dengan frekuensi ulangan (serangan berulang/kambuh) yang cukup tinggi maka penyakit ini tidak boleh disepelekan, apabila tidak diobati dengan adekuat – mengobati dengan benar, sesuai syaratnya dan aturannya – dapat menimbulkan gejala sisa yang berat, misalnya meningitis, demam rheumatik, dan glomerulonefritis akut," kata dr. Mutia

Meskipun sudah melakukan pengobatan di rumah (terapi faringitis), tetap harus melakukan terapi medis atau berobat dan minta obat sesuai anjuran dokter, seperti obat antipiretik (penurun demam), analgetik (pereda nyeri), serta antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab radang tenggorokan. Jika dengan terapi medis sesuai anjuran dokter masih meninggalkan gejala maka perlu melakukan tindakan operatif (melakukan operasi).

Untuk mencegah terjadinya radang tenggorkan sebaiknya menghindari berbagi makanan, minuman dan peralatan makan, menghindari individu yang sakit, mencuci tangan dengan sabun antiseptik, melakukan pola hidup sehat, seperti tidak merokok dan menghindari asap rokok agar daya tahan tubuh tetap optima.

Selain itu mengonsumsi multivitamin atau makan buah-buahan yang kaya vitamin secara rutin juga bisa mencegah radang tenggorokan sekaligus menjaga tubuh tetap sehat, segar dan terhindar dari segala penyakit.

Sumber: www.cnnindonesia.com


Artikel Terkait

Mitos / Fakta, Ibu Hamil Harus Makan Dua Kali Lipat?

Asupan nutrisi pada ibu hamil, memang selayaknya diperhatikan, agar selalu tercukupi. Namun, benarkah mitos yang beredar dimasyarakat, bahwa ibu hamil harus makan sebanyak dua kali lipat?

B...

Berusia 105 Tahun, Terungkap Sudah Rahasia Panjang Umur Dokter Asal Jepang Ini

Sosok inspiratif asal Jepang yang satu ini, sudah sangat terkenal di Jepang. Pasalnya dr Shigeaki Hinohara yang merupakan lulusan St. Luke’s International University, kini berusia 105 tahun, ...

Pentingnya Menaikan Batas Usia Perkawinan Perempuan

Koalisi Perempuan Indonesia kembali meyerukan agar pemerintah segera menaikan batas usia perkawinan perempuan. Pasalnya, batas usia pernikahan minimal di Indonesia saat ini, yakni 16 tahun, dinilai...

MITOS / FAKTA : Konsumsi Buah Saat Perut Kosong Lebih Menyehatkan

Jika orang barat terbiasa untuk mengkonsumsi buah saat sarapan pagi, lain halnya dengan kebiasaan orang timur. Orang timur cenderung tidak mau mengkonsumsi buah di pagi hari atau saat perut kosong,...

Berbagai Penyebab Sakit Pinggang

Kondisi sakit pinggang atau low back pain adalah kondisi yang lazim yang dapat dialami semua orang. Banyak penyebab terjadinya sakit pinggang, namun biasanya kondisi ini dapat reda dengan ...