Heartline Network

Management Lansia Sakit, Identifikasi dan Penanganan

Kesehatan sangatlah penting bagi manusia, apalagi ketika sudah berusia lanjut atau yang di sebut sebagai lansia. Tentu daya tahan tubuh mulai menurun dan organ-organ mulai tidak bisa bekerja secara maksimal.

Menurut Kementerian Kesehatan, lansia adalah mereka yang berusia di atas 60 tahun atau lebih. Tapi tahukah Anda bahwa jumlah populasi lansia di Indonesia semakin bertambah? Penelitian mendata, dua dari sepuluh lansia tergolong rentan atau rapuh, empat dari sepuluh lansia masuk rumah sakit dengan kondisi terlambat, dan dua dari sepuluh lansia yang masuk rumah sakit, berakhir dengan kematian.

Melihat fenomena ini, Radio Heartline Tangerang bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Siloam kembali menyiarkan program Dokter Menjawab. Pada edisi Rabu, 18 Oktober 2017, program ini mengangkat tema “Management Lansia Sakit, Identifikasi dan Penanganan”.

dr.Theo Audiyanto,SpPD menegaskan bahwa lansia yang sakit, sebaiknya harus segera diperiksakan ke dokter, sehingga dapat mencegah kondisi yang memburuk. Beliau mengatakan bahwasanya selama ini banyak orang yang hanya mengandalkan informasi pada internet untuk menangani penyakit lansia tertentu. Padahal menurutnya, informasi yang beredar di internet tersebut belum tentu benar, sehingga kondisi lansia yang sakit tersebut tidak kunjung sembuh.

Lalu, bagaimana cara mengenali gejala penyakit lansia? Hal yang perlu diperhatikan menurutnya adalah dari segi tanda-tanda perubahan pola makan (asupan nutrisi yang kurang), pola tidur yang terganggu, dan gangguan komunikasi. Dikatakan bahwa penyakit lansia juga membuat gerakan tubuh melambat, karena kekuatan otot yang berkurang serta berat badan yang kian menyusut.

Terkait gejala rapuh pada lansia ini, Theo mengatakan bahwa hal tersebut dapat dilihat dari aktivitas yang dilakukan lansia sehari-hari. Berikut yang menjadi gejala rapuh pada lansia: posisi otot tubuh yang berubah, mulai mengalami kelemahan dan badan cenderung menurun kedepan, serta kaki yang membengkok.

Ia menuturkan juga bahwa biasanya lansia cenderung lebih menyimpan memori jangka panjang ke timbang memori jangka pendek atau kembali ke siklus masa kecil. Disamping itu, ternyata lansia pria cenderung lebih sensitive ketimbang lansia wanita.

Diinformasikan juga ternyata umur lansia pria cenderung lebih pendek dari pada lansia wanita. Hal ini dikarenakan dari beragam faktor, diantaranya: faktor keluarga (karena pria adalah kepala keluarga dan dimasa tuanya menjadi tidak siap untuk bergantung hidup kepada anak), serta memiliki lebih sedikit komunitas ketimbang wanita (yang mengakibatkan timbulnya stress dan menurunnya semangat hidup).

Sangat penting untuk mencegah dan mendeteksi penyakit lansia sejak dini, sehingga penanganan terbaik dapat diberikan secara tepat. Berikut beberapa tips yang dapat dipraktekan pada lansia untuk tetap sehat dan bersemangat, diantaranya: memiliki pola makan yang seimbang, memperbanyak aktivitas seperti berjalan kaki atau rajin berolah raga, serta memperbanyak komunikasi dengan orang lain .

Punya pertanyaan seputar kesehatan? Yuk dengarkan program Dokter Menjawab, setiap Senin, Rabu, dan Jum’at, pukul 13.00 WIB, hanya di Radio Heartline Tangerang 100,6 FM atau melalui live streaming di www.heartline.co.id


Artikel Terkait

Memahami Infertilitas

Setiap pasangan  yang sudah menikah pasti akan mendambakan adanya keturunan yang akan melengkapi keluarga kecil mereka. Namun, ada juga yang masih ingin menikmati masa-masa berdua dengan pasan...

Kehamilan Beresiko Tinggi

Kehamilan beresiko adalah kehamilan yang memiliki resiko tinggi terhadap meninggalnya calon bayi / ibu, resiko melahirkan bayi yang cacat, ataupun terjadi komplikasi kehamilan yang lebih besar bila...

Apa itu Hernia?

Hernia atau yang lebih dikenal dengan turun berok adalah kondisi yang terjadi ketika bagian dari organ atau jaringan seperti bagian dari usus menonjol ke daerah-daerah yang tidak biasa. Bagian orga...

Mengenal Mimisan

Pernahkah Anda merasakan ada sesuatu yang mengalir dari dalam hidung dan terasa amis atau asing? Jika pernah, maka Anda mengalami mimisan.

Mimisan atau yang dikenal dengan nama lainnya Epis...

Campak pada Anak

Banyak mitos mengatakan, jika anak terkena campak ia tidak diperbolehkan untuk mandi. Apakah mitos ini benar? Apa sebenarnya penyakit campak itu? Apa perbedaannya dengan penyakit rubella? Untuk itu...