Heartline Network

Jangan Anggap Remeh Diare!

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar masyarakat Indonesia. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan RI pada tahun 2017, diare menduduki peringkat ke-tigabelas sebagai penyebab kematian semua umur dengan proporsi sebesar 3,5 persen. Parahnya, diare dapat berdampak fatal apabila penderita mengalami dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan dari tubuh.

Menyadari bahwa diare tidak dapat dianggap enteng, Radio Heartline Tangerang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Siloam menyiarkan program Dokter Menjawab dengan topik seputar diare. Didampingi oleh dr. Anita Halim, SpA, program ini disiarkan Radio Heartline Tangerang pada tanggal 30 Oktober 2017.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Anita menjelaskan beragam gejala pada penderita diare, diantaranya: mulai dari merasakan sakit perut singkat dengan tinja yang tidak terlalu encer, hingga sakit perut disertai tinja yang sangat encer, dan untuk kasus yang sangat parah akan disertai demam dan kram perut yang hebat.

Pada umumnya, penyebab diare bagi orang dewasa dan anak-anak adalah infeksi usus. Kejadian ini dapat terjadi ketika mengkonsumsi makanan atau minuman yang kotor dan terkontaminasi. Namun menurut dr. Anita, diare juga dapat disebabkan akibat efek samping obat-obatan tertentu, faktor psikologi (misalnya: gelisah), konsumsi minuman beralkohol dan kopi yang berlebihan.

Pada kasus diare yang parah, dehidrasi yang berkepanjangan dapat berujung fatal, khususnya bagi penderita anak-anak. Hal tersebut disebabkan karena ketahanan tubuh anak-anak jauh lebih rendah daripada orang dewasa. Untuk itu, orang tua harus berwaspada dan sigap, apabila anaknya menderita diare.

Untuk pertolongan pertama diare, dr. Anita menganjurkan agar penderita meminum banyak cairan, seperti oralit. Namun, pemberian oralit dapat dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ataupun apoteker, terlebih jika penderita memiliki riwayat penyakit jantung.

Penderita dengan kondisi tubuh yang menurun drastis, harus segera mendapat penanganan dokter, terlebih jika terdapat darah atau nanah pada tinja. Selanjutnya, menurut dr. Anita, tinja akan diteliti lebih lanjut di laboratorium untuk mengetahui penyebab diare.

Untuk kasus diare yang terjadi lebih dari beberapa minggu pada orang dewasa, dapat juga  diakibatkan oleh iritasi usus, kanker usus, atau penyakit Crohn.

 

“Dokter Menjawab”

Setiap hari Senin, Rabu, dan Jum’at, pukul 13.00 WIB

Hanya di Radio Heartline Tangerang 100,6 FM

Live Streaming: www.heartline.co.id


Artikel Terkait

Memahami Infertilitas

Setiap pasangan  yang sudah menikah pasti akan mendambakan adanya keturunan yang akan melengkapi keluarga kecil mereka. Namun, ada juga yang masih ingin menikmati masa-masa berdua dengan pasan...

Kehamilan Beresiko Tinggi

Kehamilan beresiko adalah kehamilan yang memiliki resiko tinggi terhadap meninggalnya calon bayi / ibu, resiko melahirkan bayi yang cacat, ataupun terjadi komplikasi kehamilan yang lebih besar bila...

Apa itu Hernia?

Hernia atau yang lebih dikenal dengan turun berok adalah kondisi yang terjadi ketika bagian dari organ atau jaringan seperti bagian dari usus menonjol ke daerah-daerah yang tidak biasa. Bagian orga...

Mengenal Mimisan

Pernahkah Anda merasakan ada sesuatu yang mengalir dari dalam hidung dan terasa amis atau asing? Jika pernah, maka Anda mengalami mimisan.

Mimisan atau yang dikenal dengan nama lainnya Epis...

Campak pada Anak

Banyak mitos mengatakan, jika anak terkena campak ia tidak diperbolehkan untuk mandi. Apakah mitos ini benar? Apa sebenarnya penyakit campak itu? Apa perbedaannya dengan penyakit rubella? Untuk itu...