Heartline Network

Keputihan: Normal / Tidak?

Keputihan, tentunya istilah ini sudah tidak asing lagi dikalangan wanita. Hampir seluruh wanita pasti pernah mengalaminya. Keputihan sendiri merupakan kondisi alami keluarnya lendir dari organ kewanitaan. Cairan ini sebenarnya berfungsi untuk membersihkan dan melindungi organ kewanitaan dari iritasi dan infeksi.

Keputihan dapat terjadi pada setiap wanita tanpa memandang usia. Namun, keputihan lebih sering dialami oleh wanita ketika sudah memasuki usia reproduksi. Keputihan merupakan keadaan yang wajar bagi wanita, namun dapat juga menjadi sesuatu masalah yang serius.

Banyak wanita yang belum sadar akan bahaya dari keputihan yang tidak normal. Mari kita kenali berbagai macam jenis keputihan yang sering dialami wanita. Apakah keputihan yang Anda alami termasuk jenis keputihan yang normal atau tidak?


Pada kesempatan kali ini Radio Heartline Tangerang dalam program “Dokter Menjawab” akan membahas seputar topik “Keputihan” bersama dengan dr. Julita D.L. Nainggolan, SpOG dari Rumah Sakit Umum Siloam Tangerang.


Dokter Julita menjelaskan bahwa keputihan dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu keputihan normal dan keputihan tidak normal.
Keputihan normal terjadi pada saat wanita memasuki masa subur, yaitu sebelum dan sesudah menstruasi, atau bisa juga karena pengaruh hormon yang terjadi saat hamil.

Ciri-ciri keputihan normal diantaranya, cairan yang keluar encer dan cenderung tidak berwarna atau bening, tidak berbau dan tidak menyebabkan gatal pada vagina, serta cairan yang keluar relatif sedikit. Jika Anda mengalami keputihan dengan ciri- ciri di atas, tidak perlu panik. Hal ini normal terjadi pada wanita setiap bulannya.


Sedangkan, keputihan yang tidak normal biasanya terjadi karena adanya infeksi pada vagina. Infeksi bisa berupa infeksi bakteri, infeksi jamur, parasit, atau bisa juga terjadi karena penyakit menular seksual. Kondisi ini juga dapat manjadi indikasi dari penyakit-penyakit tertentu, sehingga sebaiknya keputihan patut diwasadai. Ciri ciri keputihan tidak normal biasanya adalah cairan yang keluar lebih kental, dan berwarna hijau atau kekuningan, serta menimbulkan bau dan rasa gatal pada vagina. Jika keputihan ini terjadi pada ibu hamil, bisa berisiko menyebabkan gangguan kesehatan pada bayinya.


Jika mengalami kondisi keputihan dengn ciri-ciri tidak normal seperti diatas, terlebih lagi jika keputihan yang Anda alami sudah sering terjadi, maka Julita menyarankan agar segera memeriksakan diri dan berkonsultasi pada dokter. Dokter akan menangani dengan memberikan obat berdasarkan penyebab infeksi.

"Jadi jangan sampai Anda menggunakan obat yang tidak sesuai dengan penyebabnya karena keputihan bisa bertambah parah," ucap Julita.


Keputihan dapat dihindari dengan beberapa cara mudah, antara lain dengan rajin membersihkan bagian luar organ intim kewanitaan secara teratur, kemudian menggunakan pakaian dalam dengan bahan yang nyaman agar tidak lembap dan lengket, serta menghindari penggunaan celana yang ketat.


Julita juga menyarankan untuk menghindari penggunaan sabun antiseptic kewanitaan atau pantyliner yang berlebihan, karena bisa meningkatkan kelembapan pada organ kewanitaan. Pasalnya kedua produk tersebut mengandung klorin, yang bisa membunuh bakteri baik lactobacylus pada organ kewanitaan dan akan memicu infeksi yang lebih parah.


Dokter Menjawab
Setiap hari Senin, Rabu, dan Jum’at, pukul 13.00 WIB
Hanya di Radio Heartline Tangerang 100,6 FM
Live Streaming: www.heartline.co.id


Artikel Terkait

Memahami Infertilitas

Setiap pasangan  yang sudah menikah pasti akan mendambakan adanya keturunan yang akan melengkapi keluarga kecil mereka. Namun, ada juga yang masih ingin menikmati masa-masa berdua dengan pasan...

Kehamilan Beresiko Tinggi

Kehamilan beresiko adalah kehamilan yang memiliki resiko tinggi terhadap meninggalnya calon bayi / ibu, resiko melahirkan bayi yang cacat, ataupun terjadi komplikasi kehamilan yang lebih besar bila...

Apa itu Hernia?

Hernia atau yang lebih dikenal dengan turun berok adalah kondisi yang terjadi ketika bagian dari organ atau jaringan seperti bagian dari usus menonjol ke daerah-daerah yang tidak biasa. Bagian orga...

Mengenal Mimisan

Pernahkah Anda merasakan ada sesuatu yang mengalir dari dalam hidung dan terasa amis atau asing? Jika pernah, maka Anda mengalami mimisan.

Mimisan atau yang dikenal dengan nama lainnya Epis...

Campak pada Anak

Banyak mitos mengatakan, jika anak terkena campak ia tidak diperbolehkan untuk mandi. Apakah mitos ini benar? Apa sebenarnya penyakit campak itu? Apa perbedaannya dengan penyakit rubella? Untuk itu...