Heartline Network

Amankah Menggunakan Lensa Kontak?

Fungsi mata secara umum adalah organ penglihatan yang bertugas mendeteksi cahaya untuk memberikan pengertian visual. Mata manusia memiliki cara kerja otomatis yang sempurna, mata dibentuk dengan 40 unsur utama yang berbeda dan ke semua bagian ini memiliki fungsi penting dalam proses melihat. Mata memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Mata menerima cahaya dari luar dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang diangkut saraf ke otak dan diterjemahkan sebagai sebuah gambar.

Selain itu, mata juga merupakan salah satu organ sensitif yang perawatan dan penanganannya tidak boleh sembarangan. Sama seperti organ lain mata juga dapat sakit, mulai dari mata merah karena terkena debu berlebih, mata susah utntuk melihat dalam jarak dekat atau jarak jauh, dsb.

Sekarang suadah banyak alat-alat dan metode yang digunakan untuk membantu orang–orang yang mempunyai masalah penglihatan. Ada kacamata dan lensa kontak, selain itu juga ada metode operasi yang bernama lasik. Secara umum, banyak orang yang sudah mengetahui fungsi dari kacamata, dan banyak juga yang sudah menggunakannya. Namun, apakah Anda sudah mengerti apa itu lensa kontak? Apa bahaya yang dapat ditimbulkan lensa kontak? Bagaimana cara penangannya? Bagaimana cara penggunaanya?

Melihat betapa pentingnya organ mata ini, khususnya bagi para pengguna lensa kontak, Radio Heartline Tangerang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Siloam, membahasnya melalui Program “Dokter Menjawab”. Pada edisi 03 November 2017 yang lalu, program ini mengangkat tema “Infeksi pada Mata Akibat Penggunaan Lensa Kontak yang Tidak Tepat ”.

dr. Josiah Irma, SpM menjelaskan bahwa, infeksi pada mata dapat terjadi apabila salah memilih jenis lensa kontak. Lalu yang ke-dua adalah perawatan lensa kontak yang kurang tepat. Ia menjelaskan bahwa infeksi mata sendiri terbagi menjadi dua, ada yang ringan dan ada yang berat. Untuk kategori ringan, dapat diatasi dengan obat tetes mata yang dapat dibeli di apotik. Sedangkan untuk infeksi berat, pasien harus segera diperiksa ke dokter, karena kesalahan penanganan akan mengakibatkan kebutaan permanen.

Banyak alasan orang untuk menggunakan lesa kontak, mulai dari karena masalah kepercayaan diri apabila mengguakan kacamata, kelainan refleksi mata yang cukup tinggi (sehingga kalau menggunakan kacamata akan sangat tebal), dan yang terakhir penggunaan lensa kontak karena fashion. Lensa kontak yang memiliki aneka macam warna ini, biasanya akan digunakan oleh para remaja sebagai pelengkap untuk mempercantik diri.

Dokter Josia menjelaskan, banyak kasus infeksi pada mata yang di alami oleh sebagian besar remaja. Pada usia yang masih relatif muda, mereka menggunakan lensa kontak tanpa tahu cara perawatan dan penggunaan yang baik dan benar.

Kurangnya informasi dan edukasi juga menyebabkan pasien terkena infeksi. Ciri –ciri mata yang terkena infeksi adalah mata terasa perih, gatal, merah, bengkak, berair, dan terasa ada pasir dalam mata. Jika ciri-ciri ini muncul Josia menganjurkan untuk segera berobat. Ia menegaskan bahwa harus ada penanganan yang tepat untuk mengobatinya, dan juga harus di periksa terlebih dahulu apakah sudah koreanya sudah terinfeksi atau belum.

Penggunaan obat tetes mata juga tidak boleh sembarangan, ungkapnya. Penggunaan tetes mata harus sesuai anjuran dokter. Jika ingin tetap menggunakan lensa kontak, carilah dulu infomasi mengenai lensa kontak yang baik untuk di gunakan, dan juga informasi seputar cara mengunakannya. Berikanlah edukasi pada diri Anda sebanyak-banyaknya, agar tidak berbuat kesalahan yang nantinya akan merugikan diri Anda sendiri.

 

Ingin berkonsultasi seputar masalah kesehatan?

Mari mendengarkan program "Dokter Menjawab"

Setiap Senin, Rabu, dan Jumat, pukul 13.00 WIB

Hanya di Radio Heartline Tangerang 100,6 FM

Live Streaming di www.heartline.co.id

Apps: Heartline-Karawaci


Artikel Terkait

Memahami Infertilitas

Setiap pasangan  yang sudah menikah pasti akan mendambakan adanya keturunan yang akan melengkapi keluarga kecil mereka. Namun, ada juga yang masih ingin menikmati masa-masa berdua dengan pasan...

Kehamilan Beresiko Tinggi

Kehamilan beresiko adalah kehamilan yang memiliki resiko tinggi terhadap meninggalnya calon bayi / ibu, resiko melahirkan bayi yang cacat, ataupun terjadi komplikasi kehamilan yang lebih besar bila...

Apa itu Hernia?

Hernia atau yang lebih dikenal dengan turun berok adalah kondisi yang terjadi ketika bagian dari organ atau jaringan seperti bagian dari usus menonjol ke daerah-daerah yang tidak biasa. Bagian orga...

Mengenal Mimisan

Pernahkah Anda merasakan ada sesuatu yang mengalir dari dalam hidung dan terasa amis atau asing? Jika pernah, maka Anda mengalami mimisan.

Mimisan atau yang dikenal dengan nama lainnya Epis...

Campak pada Anak

Banyak mitos mengatakan, jika anak terkena campak ia tidak diperbolehkan untuk mandi. Apakah mitos ini benar? Apa sebenarnya penyakit campak itu? Apa perbedaannya dengan penyakit rubella? Untuk itu...