HEARTLINE RADIO MERAIH JUARA SATU “RADIO RAMAH ANAK” TINGKAT NASIONAL

Written by on August 6, 2018

Piala dan Piagam yang didapatkan Heartline Radio sebagai Radio Ramah Anak oleh Komisi Penyiaran Anak (KPI) pusat pada Hari Senin 30 Juli lalu.

 

Heartline Radio meraih juara satu dalam program “radio ramah anak” pada tingkat nasional. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pusat, dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli lalu.

Dalam perlombaan ini, Heartline Radio melombakan satu program anak yang bernama “Rumah Impian Anak” atau di singkat sebagai RIA. Program yang disiarkan setiap hari Minggu jam empat sore ini adalah program yang dibuat khusus untuk anak-anak. Program yang dibawakan oleh Timo Ardante memiliki konten yang menceritakan dongeng. Dongeng itu sendiri dibuat seperti sebuah drama radio. Drama radio ini terlebih dahulu diproduksi, lalu direkam dengan durasi sepanjang 20 menit. Drama ini membuat pendengar terkhususkan untuk anak-anak bisa menjalankan imajinasi mereka dan memikirkan apa yang mereka dengar dan divisualisasikan dipikiran mereka. Drama yang disiarkan ini memiliki konten yang mengarah kepada pendidikan, moral, etika, perilaku baik dan masih banyak lagi hal-hal yang baik untuk dipelajari anak-anak.

Tidak hanya menyiarkan drama saja, tapi dalam program ini memberikan kuis tanya jawab yang berhubungan dengan drama yang disiarkan. Kuis ini membuat komunikasi dua arah antara penyiar dan pendengar, lalu pendengar akan menjawab pertanyaan yang ditanyakan penyiar terkait drama tersebut. Pendengar bisa menelepon penyiar lalu akan diundi, siapa yang beruntung akan mendapatkan hadiahnya.

Jose Marwan selaku Direktur Heartline Radio mengungkapkan rasa kegembiraannya mengenai kemenangan yang diraih oleh salah satu progamnya melawan beberapa nominasi seperti RRI dan FeMale. Jose juga memfokuskan kepada beberapa poin tertentu mengenai seluruh media yang ada di Indonesia. Media secara keseluruhan banyak yang tidak ramah anak. Hanya ada sedikit ruang atau space media untuk anak-anak, dan lebih dikuasai untuk orang dewasa terlebih lagi memutarkan lagu-lagu dewasa seperti percintaan dengan obrolan yang menggunakan bahasa kasar dan berita hoax.

“Yang saya banggakan adalah ini bisa menjadi trigger untuk industri radio, bahwa kita harus memberikan space atau waktu untuk anak-anak, agar mereka bisa menikmati program-progam radio,” lanjut Jose.

Jose juga mengatakan akan menambahkan program untuk anak-anak lagi. Program lebih memfokuskan kepada, bagaimana cerita seorang anak mengenai kehidupan mereka sehari-hari. Seperti, menanyakan keseharian mereka di sekolah atau di rumah, hubungan dengan orang tua mereka dan unek-unek mereka. Setelah itu, hasil wawancara yang dikumpulkan akan disiarkan di program tersebut. Tujuannya untuk membuat orang tua yang mendengarkannya memiliki perasaan yang tersentuh terhadap perkataan jujur dan polos dari anak-anak tersebut.

Membuat program yang bertemakan anak-anak ini juga ada kesulitan atau tantangan yang didapatkan. Kesulitan yang pertama adalah mencari lagu anak dan kemungkinan menggunakan lagu lawas, karena zaman sekarang lebih banyak CD album lagu cinta. Yang kedua adalah minat anak yang kurang suka mendengarkan radio dan lebih memilih YouTube.

Untuk program RIA ini, Jose mengharapkan bahwa program ini dapan menjadi tampungan atau motivasi dan inspirasi bahkan belajar untuk anak-anak. Ketika media mengarah kepada kekerasan, radio ini bisa memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai nilai yang terkadung di dalamnya.

 

Penulis: Sella Eliadita Wahyudi


Current track
Title
Artist