Masyarakat Harus Dengan Bijak Memilih Calon Legislatif

Written by on October 1, 2018

Melihat Foto dari Kiri ke Kanan: Presenter Riama Silitonga (kiri) dan Warta Supriyatno (Kanan) di Heartline Studio, Selasa lalu (25/9).

Sejak 23 September lalu, para Calon Legislatif sudah berhak dan resmi melakukan kampanye secara umum ke masyarakat. Namun, masyarakat harus cerdas dalam memilih calon Legislatif yang akan dipilihnya agar Caleg dapat menjalankan tugasnya selama lima tahun kedepan dengan baik. Salah satu pengukuran yang dapat digunakan ialah dengan melihat apakah seorang caleg melakukan kampanye santun atau tidak.

Acara Coffee Morning dengan mengusung tema “Politik Santun Menangkan Hati Rakyat” mendatangkan narasumber Calon Legislatif DPRD Kota Tangerang, Warta Supriyatna, di Heartline Studio, Selasa lalu, (25/9).

Masyarakat harus memilih dengan cerdas dan bijak, oleh karena itu masyarakat harus kritis dan menilai secara objektif.

“Mari menilai para Caleg atau kandidat yang ingin menang dengan berbagai cara, kita bisa lihat dia, apakah dia layak dengan integritas dan moralitasnya untuk mewakili masyarakat. Ciri-ciri orang yang bisa di percaya, jujur, dan amanah adalah orang yang tidak banyak bicara yang tidak perlu, tidak menjatuhkan lawan politik, tidak menjanjikan hal-hal yang tidak bisa dia lakukan. Dari situ kita bisa lihat apakah sikapnya baik atau tidak. Jangan tertipu dengan tampilan luar, menilai secara objektif karakter seseorang, pendidikan, tujuan dan visi misnya,” Tutur Warta.

Selain dari sisi masyarakat, para Caleg juga harus mengintropeksi diri dan jangan berpusat pada kemenangan.

“Jangan selalu merasa partainya paling baik dan dirinya paling baik, bahwa baik itu mungkin merasa, tapi baik itu orang lain yang menilai. Jangan aku, aku, aku, tapi bertanyalah kepada masyarakat mereka punya standarnya sendiri. Berbeda latar belakang, kultur budaya dan pendidikan menentukan pola pikir dia dan Menentukan kecerdasan dia menilai seseorang. Kalau kita bertanya kepada masyarakat bagaimana baiknya, bagaimana seharusnya, itu akan lebih baik,” Lanjut Warta.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat harus dapat membedakan mana tugas yang harus di jalankan seorang Caleg dan mana yang tidak. Karena menurutnya, masyarakat terkadang membebani seorang Caleg dengan tugas yang bukan tanggung jawabnya.

“Mereka menuntut sesuatu yang serba instan sehingga seorang Caleg melakukan apa yang bisa di lakukan padahal itu hanya kamuflase atau hanya untuk memenuhi hasrat si konstituen saat itu. Dia lupa bahwa ada 5 tahun menunggu sebagai wakil dan penyambung lidah masyarakat. Jadi pandangan saya kepada masyarakat, tolong cermati jangan bebani Caleg dengan tugas yang bukan tanggung jawabnya. Mari kita amati, cermati Caleg secara kualitas, integritas, kapasitas, dan kredibilitas,” Sambung Warta.

Terakhir, ia mengingatkan bahwa seorang Caleg memiliki tugas pokok Legislatif yang harus dikerjakan selama lima tahun kedepan. Maka dari itu, masyarakat harus dapat lebih cerdas dan bijak dalam memilih serta jangan menuntut sesuatu yang bukan seharusnya.

“Kita berbicara pada tugas pokok legislatif budgeting, controlling, dan legislasi,” Tutup Warta.

Acara yang dibawakan oleh Riama Silitonga dengan durasi selama satu jam 30 menit ini, juga menghadirkan penampilan dari Binsar Bayou dengan membawakan dua buah lagu yang berjudul “Hanya Dirimu” dan “Cinta”.

 

Penulis: Verren Wijaya


Current track
Title
Artist