Heartline Network

Lebih Dekat Dengan Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie

Cerdas, tegas, dan ramah, begitulah sedikit gambaran mengenai sosok Ronny F. Sompie.  Pernah menjabat sebagai mantan Kadiv Humas Mabes Polri pada periode 2014-2015 silam, kini Beliau menjabat sebagai Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI.

Sebagai lulusan Akademi  Polisi yang berprestasi pada tahun 1984, tidaklah mengherankan apabila Ronny sukses malang melintang selama 30 tahun di Korps Bhayangkara. Sebagai abdi Negara yang sejati, bahkan Beliau pernah menjadi garda terdepan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sebagai Kapolda Bali, dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi.

Memiliki ayah seorang Prajurit TNI AL, menjadikan Ronny kecil tumbuh dengan mengedepankan nilai-nilai integritas, kejujuran, memegang teguh kebenaran, dan pentingnya menjaga nama baik.

Walau sudah menjadi seorang public figure yang sukses, tidak lantas menjadikan Ronny sebagai pribadi yang cepat berpuas diri. Ia pernah mencoba beberapa peruntungan. Pada tahun 2012, semasa menjabat sebagai Brigadir Jenderal, Beliau pernah mengikuti seleksi pemilihan Deputi Penindakan Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Penuh semangat dan tak cepat berputus asa, itulah jiwanya. Walau gagal melaju ke kantor KPK, Ia lagi-lagi mantap melangkah untuk mendaftarakan dirinya dalam seleksi pemilihan Deputi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Pil pahit harus kembali ditelannya, namun Ia tetap menjadi pribadi yang penuh semangat.

Ketiga kali Ia mencoba keluar dari Polri, kali ini bak gayung yang bersambut, Ronny berhasil menjadi orang nomor satu di Ditjen Imigrasi Kemenkunham RI, sebagai Dirjen Imigrasi. Menduduki tingkat Eselon 1A, kedudukan Ronny kini setara dengan kepala badan di Polri, seperti: BAHARKAM (Badan Pemeliharaan Keamanan), BAINTELKAM (Badan Intelijen Keamanan), dan badan yang dipimpin  jenderal bintang tiga.

Walau harus melepaskan kepangkatan yang diperolehnya di Kepolisian RI, Ronny tidak menyesal apabila kini Ia beralih status sebagai pegawai negri sipil (PNS). Baginya sudah merupakan tanggung jawabnya sebagai putera bangsa.

Menurutnya, apapun tugas dalam perjalanan karir dan pengabdian yang dimilikinya adalah berasal dari Tuhan.  Beliau percaya, seberat apapun tugas yang diembannya, Tuhan akan senantiasa menyertai karena Ia bekerja di ladang Tuhan.

 

Selamat bertugas wahai putera bangsa!

 

Editor: Irene Leonardi / HL-Karawaci


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...