Heartline Network

BNN Gelar Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar perhelatan puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), hari ini (13/7), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Mengangkat tema pembahasan "Peran Aktif dan Pendayagunaan Seluruh Komponen dan Potensi Bangsa dalam Menghadapi Keadaan Darurat Narkotika Menuju Indonesia yang Sehat", BNN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam memahami pentingnya upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, atau lebih dikenal dengan gerakan P4GN.

Mengutip pernyataan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, Kepala BNN Budi Waseso mengatakan bahwa, Indonesia saat ini masih dalam situasi darurat narkoba.

Budi mengatakan bahwa HANI memiliki keprihatinan akan penyalahgunaan narkoba yang terjadi. Untuk itu Beliau mengatakan bahwa, perlu adanya kesadaran bersama untuk melawan kejahatan narkotika.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, narkoba merupakan ancaman kejahatan yang dapat menghancurkan bangsa. Untuk itu gerakan P4GN amat perlu dukungan dari seluruh instansi yang ada di pemerintahan.

Salah satu survei yang dilakukan bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) mencatat, terdapat 1,9 persen pengguna narkotika dikalangan pelajar dan mahasiswa. Bila diumpamakan, terdapat 2 dari 11 pelajar di Indonesia menjadi pengguna narkoba.

Beliau menegaskan bahwa perlawanan terhadap narkoba tidak boleh tanggung-tanggung. Ia mengapresiasi Pemerintahan Kalimantan Timur, Sumatera Utara, Maluku Utara, Surabaya, dan Tulungagung, yang telah bekerja sama dengan BNN dengan memasukan materi gerakan P4GN dalam kurikulum sekolah. Begitu pula dalam rangka mengupayakan gerakan P4GN, TNI rutin melaksanakan cek urine di lingkungan TNI.

Atas dasar berbagai upaya yang dilakukan untuk mendukung gerakan P4GN, pemerintah daerah dan berbagai elemen lainnya tersebut, mendapatkan Penghargaan HANI 2017 dari BNN.

Berbagai petinggi juga turut hadir dalam puncak peringatan HANI 2017 ini, diantaranya: Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Panglima TNI Gatot Nurmantyo, dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Editor: Irene Leonardi / HL - Karawaci


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...