Heartline Network

Aturan Taksi Online Dibatalkan MA

Makhamah Agung mencabut Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) no. 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. MA menyatakan bahwa aturan tersebut betentangan dengan UU Usaha Mikro Kecil dan Menengah serta UU LLAJ.

Berikut pernyataan yang tertulis dalam laman website MA, “Menyatakan pasal-pasal dalam peraturan Menteri Perhubungan RI nomor PM 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat”.

Menanggapi keputusan MA ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui akan menghargai putusan tersebut. Saat ini, Budi tengah mengajak para ahli untuk berkumpul dan diskusi. Menurutnya, niat awal pemerintah dalam mengeluarkan peraturan tersebut adalah untuk kemaslahatan masyarakat semata.

Terkait putusan dianulirnya pasal yang mengatur tariff taksi online di Indonesia, tiga operator bisnis taksi online di Indonesia nampak sepakat untuk menunda memberikan komentar terkait hal ini. Mereka mengaku masih akan terus mempelajari putusan MA ini.

Di lain pihak, Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) langsung bertindak dengan melayangkan surat kepada Menhub. Berikut 3 poin yang terkandung dalam surat yang dilayangkan oleh Ketua Umum DPP Organda Adrianto Djokosoetono:

  1. DPP Organda akan membentuk tim untuk menelaah dan mengkaji hukum atas putusan MA
  2. Mendorong upaya hukum serta berkomitmen untuk menjaga kondusifitas dalam keseharian
  3. Meminta dengan tegas dan mendesak agar Menhub RI melakukan langkah sistematis guna menyelesaikan masalah ini

 

Editor: Irene Leonardi / HL - Karawaci


Artikel Terkait

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...

Perang Terhadap Provokasi Isu SARA

Saracen merupakan kelompok yang kerap menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) dengan topik  isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kelompok ini memiliki ribuan aku...