Heartline Network

Buruh Naik Bus Pariwisata

Jakarta - Buruh yang tergabung dalam Konferensi Serikat Pekerja Indonesia melakukan aksi di Bundaran Hotel Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, guna menuntut kenaikan upah. Mereka datang dari Cikarang, Bekasi, Bogor, Tangerang, Karawang, Cilegon, dan Serang. Buruh tersebut tiba di Bundaran HI tepat pukul 11.00 WIB diangkut mayoritas bus pariwisata ber-AC, mobil Avanza, APV, dan motor. Kepala Biro Operasi Polda Metrojaya, Kombes M. Chairul, NA mengatakan peserta aksi sebanyak 6 ribu orang diturunkan di Bundaran HI. "Bus yang mengangkutnya parkir di IRTI Monumen Nasional," ucapnya di Bundaran Hotel Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 5 September 2013. Berdasarkan pantauan Tempo, kebanyakan bus-bus yang mengangkut para buruh tersebut berpelat B dan G. Seperti Bus Eksekutif Bhineka, Euro, Hiba Utama, dan bus pariwisata lainnya. Menurut Chairul, dari Bekasi ada 160 bus, Tangerang 26 bus, Serang 20 bus, Bogor 5 bus, dan Karawang 5 bus. Untuk mengamankannya, pihaknya telah menerjunkan 1.000 personel yang berjaga di kawasan Hotel Indonesia dan 3 ribu di Istana Negara karena adanya aksi massa ini pukul 12.00 WIB longmarch dari Bundaran HI menuju Kawasan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara. Nurdin Rahmadi, pembina unit kerja buruh kawasan Cikarang Barat, mengaku mendapat biaya operasional dari perusahaannya yang bergerak di bidang pembuatan karburator merek Koyorad, sebesar Rp 2 juta dengan membawa 33 buruh. "Untuk sewa bus kecil Rp 1,2 juta, sisanya untuk snack," kata dia. Ia menuturkan dalam setiap aksi, selalu mendapatkan dana operasional dari perusahaannya tempat bekerja. "Ya, biasanya gitu di setiap perusahaan, kita negosiasi," kata pria yang mengenakan topi koboi ini. Sisanya, mereka memiliki dana simpanan sebesar 1 persen yang dipotong dari gaji per bulan. Para buruh menuntut kenaikan upah menjadi sebesar Rp 3,7 juta untuk wilayah DKI Jakarta dan kenaikan upah sebesar 50 persen untuk seluruh Indonesia. Kamis, 5 September 2013 | 15:33 WIB Sumber: Tempointeraktif


Artikel Terkait

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...

Harga BBM Jadi Murah, Bentuk Realisasi Program BBM Satu Harga

PT. Pertamina (Persero) akan kembali mengoperasikan 4 lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan Juli 2017, sebagai wujud realisasi pelaksanaan program BBM Satu Harga.

Empat lemba...

BNN Gelar Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar perhelatan puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), hari ini (13/7), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Mengangka...

Uji Kelayakan Simpang Susun Semanggi

Proyek simpang susun Semanggi rencananya akan dioperasikan secara penuh per tanggal 17 Agustus 2017 mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi 30% beban kepadatan lalu lintas di sekitar ruas J...