Heartline Network

77 Tim dari 9 Propinsi Tampil di Festival Paduan Suara Penabur Tingkat Nasional

Jakarta - BPK PENABUR Jakarta bekerja sama dengan Bandung Choral Society dan Radio Heartline FM, mengadakan kegiatan Festival Paduan Suara PENABUR Tingkat Nasional 2013 (Fespa 2013), dengan tema Berpadu Suara, Bersatu Hati, Membangun Karakter Anak Negeri. an kegiatan ini berlangsung mulai Rabu, 11 September, hingga Sabtu, 14 September 2013, bertempat di Sekolah PENABUR International Kelapa Gading, Jl. Boulevard Bukit Gading Rayua A5-8, Jakarta Utara. Festival paduan suara ini terbuka untuk umum (sekolah PENABUR maupun non PENABUR), dan diiuti oleh 77 peserta yang berasal dari 9 (sembilan) propinsi di Indonesia. Yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Lampung, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur. Dan festival terbagi dalam 6 kategori yaitu 1. Kindergarten Choir (Taman Kanak-Kanak), 2. Primary School Choir (Sekolah Dasar), 3. Junior High School Choir (Sekolah Menengah Pertama, 4. Senior High School Choir (Sekolah Menengan Pertama), 5 Mixed Choir (usia 17-25 tahun) dan 6 Folkore (lagu daerah dengan usia peserta maksimal 25 tahun). Untuk penjurian, Fespas 2013 ini juga mendatangkan juri-juri profesional berskala nasional dan internasional. Seperti Chatarina Leimina dan Daud Kosasih (Indonesia), Andre de Quadros (USA), Anna Abeleda Tabita (Filipina) dan Monica Hwang Hwa Sook dari Korea. Ketua Pelaksana FESPAS 2013, Seminari Darmanto, S.pd, mengungkapkan kepada Heartline FM, bahwa melalui acara ini, BPK PENABUR Jakarta juga turut meningkat potensi anak bangsa. Tidak hanya dalam bidang sains, tapi juga dalam bidang senia suara. Yang dijabarkan melalui kegiatan yaitu, memberikan apresiasi seni paduan suara siswa dan masyarakat, meningkatkan persatuan dan persaudaraan warga masyarakat Indonesia, melestarikan kekayaan warisan seni budaya Indonesia dan menerapkan karakter positif siswa dan masyarakat melalui paduan suara. Dan menurut rencana, kegiatan ini merupakan event 2 (dua) tahunan. Dan kan berlangsung kembali pada bulan September 2015, dengan harapan peserta yang lebih luas dari dalam dan luar negeri. Kamis, 12 September 2013 | 09.00 WIB Editor: Agus Fachry


Artikel Terkait

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...

Perang Terhadap Provokasi Isu SARA

Saracen merupakan kelompok yang kerap menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) dengan topik  isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kelompok ini memiliki ribuan aku...