Heartline Network

Mendagri Berhentikan Wahidin sebagai Wali Kota Tangerang

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi telah menandatangani surat keputusan pemberhentian Wali Kota Tangerang Wahidin Halim sebagai kepala daerah. Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti penetapan yang bersangkutan dalam Daftar Calon Tetap (DCT) DPR. “Tadi di biro hukum sudah saya tanda tangani pagi tadi, dari Wali Kota Tangerang. Sudah saya tanda tangani surat pemberhentian,” ujar Gamawan usai acara pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah 2013 di Kementerian Keuangan, kamis (12/9/2013) Jakarta Pusat. Ia mengungkapkan, masih akan menandatangani lagi sembilan surat keputusan pemberhentian bagi kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang namanya telah dotetapkan sebagai calon anggota legislatif (caleg) untuk Pemilu 2014 nanti. “Saya akan kembali ke kantor untuk menandatangani sembilan lagi surat pemberhentian. Ada bupati/wali kota, ada wakil (bupati/wali kota) juga,” lanjut mantan Gubernur Sumatera Barat itu. Sebelumnya, Wahidin dinyatakan masuk dalam DCT dari dapil Banten III. Hingga kini, dia masih aktif menjabat kepala daerah. Kasus serupa terjadi pula di Kotamobagu, Sulawesi Utara. Kepala daerah setempat, Djelantik Mokodompit, juga diloloskan KPU masuk dalam DCT. Sama halnya dengan Bupati Nagekeo Nusa Tenggara Tmur Johanes Samping Aoh, tercatat sebagai caleg Partai Amanat Nasional (PAN) dari dapil NTT I. Padahal, Johanes sampai sekarang belum mundur dari jabatannya sebagai bupati daerah tersebut. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengungkapkan, Partai Demokrat tidak bersedia memroses pengunduran diri kadernya yang juga Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim dari Daftar Calon Tetap (DCT) DPR. Karena itu, Wahidin harus mundur dari jabatannya sebagai kepala daerah. "(Wahidin) Mengajukan mundur (dari DCT). Partainya (Partai Demokrat) tidak mau memproses (pengunduran diri Wahidin). Harusnya dia sudah mundur dari wali kota," tegas Ferry saat dihubungi, Kamis (29/8/2013). Mantan Ketua KPU Jawa Barat itu menyatakan, KPU menetapkan yang bersangkutan masih terdaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) yang akan bertarung pada Pemilu 2014 mendatang. Menurutnya, KPU tidak dapat mencoret namanya dari DCT, karena pembatalan caleg hanya boleh dilakukan oleh partai politik. "Dia masih tetap di DCT dan dia harus sudah mundur dari wali kota," tegas Ferry. Kamis, 12 September 2013 | 14:23 WIB Sumber: Kompas


Artikel Terkait

Mengupas Kekuatan Media Sosial di Tahun 2017

Perkembangan internet dan kemajuan teknologi saat ini tidak dapat dipungkiri lagi sangat mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia. Tak dapat dipungkiri lagi segala macam informasi dan berita dapa...

Ketua PKK Yustin Ficardo Hadiri Pelaksanaan Lomba Kesrak PKK-KB-Kesehatan di Mulya Sari Pesawaran

Heartlinefm, Bandar Lampung - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo bersama Tim Penilai dari TP PKK Provinsi Lampung, menghadiri acara pelaksanaan Lomba ...

Ribuan Warga Bandar Lampung Menghadiri Tabligh Akbar dan Doa Bersama

HeartlineFm, Bandar Lampung - Ribuan Warga Bandar Lampung menghadiri tabligh akbar dan doa bersama di lapangan Saburai, Enggal, Bandar Lampung, Rabu 30/11/2016.

Berdasarkan...

Penyuluh Perikanan di Lampung Tanyakan Kejelasan Status Kepegawaian

HeartlineFm, Bandar Lampung – Penyuluh perikanan di Lampung mempertanyakan status kepegawaian mereka.  Rostuti Lusiwati Sitanggang, salah seorang penyuluh perikanan Prov...

Penandatanganan Pakta Integritas Calon Bupati-Wakil, Ini Kata Gubernur Lampung

HeartlineFm, Bandar Lampung – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengapresiasi upaya mengingatkan seluruh calon pemimpin daerah untuk tidak melakukan maladministrasi dan melaya...