Heartline Network

Sengketa Pilkada Kota Tangerang Masih Menunggu

Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menunda pembacaan putusan sengketa Pilkada Kota Tangerang. Penundaan juga diiringi dengan keluarnya putusan sementara. Dalam putusan sela tersebut, MK memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi ulang serta tes kesehatan terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Wwalikota Tangerang. "Mahkamah Konstitusi menunda pelaksanaan keputusan KPU Provinsi Banten tentang penetapan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu Kota Tangerang," kata Akil Mochtar, Ketua Majelis Hakim saat sidang MK ketika ditemui Radio Heartline FM, di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (1/10/2013). Atas keputusan tersebut, untuk sementara keputusan MK itu juga berarti menunda kemenangan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Arief R Wismansyah-Sachrudin yang mengantongi suara terbanyak dalam Pemilukada yang berlangsung pada 31 Agustus 2013. MK dalam keputusannya seperti dikutip juga dari Kabar6.com, memerintahkan KPU Banten untuk melakukan verifikasi ulang terhadap pengusulan parpol pasangan nomor urut 1 Harry Mulya Zein-Iskandar dan nomor urut 4 Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto. Sementara terkait tes kesehatan, MK memutuskan agar KPU Provinsi Banten untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pasangan Ahmad dan Gatot. MK memberi waktu selama 21 hari sejak putusan sela ditetapkan kepada KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi dukungan partai dan tes kesehatan. Sekadar diketahui, Pemilukada Kota Tangerang berujung di MK setelah pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein-Iskandar mempermasalahkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). DKPP dalam keputusannya memerintahkan KPU Provinsi Banten untuk memulihkan dan mengembalikan hak konstitusional pasangan calon nomor urut 5 Arief R Wismansyah-Sachrudin serta pasangan calon nomor urut 4 Ahmad Mardju Kodri-Gatot Suprijanto untuk menjadi pasangan calon peserta Pilkada Tangerang 2013. Selasa, 2 Oktober 2013 | 22.00 WIB Editor:Agus Fachry


Artikel Terkait

Jurus Jitu Isi Ulang Uang Elektronik Tanpa Biaya Tambahan

Gencarnya usaha pemerintah untuk mengajak warganya bermigrasi menggunakan uang elektronik (e-money) dengan tujuan mempermudah aktifitas keseharian, nampaknya tidak semudah itu dilaksanakan...

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...