Heartline Network

Perppu Untuk Menyelamatkan MK Masa Ditolak?

Jakarta - Presiden SBY tengah menyiapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) guna menjadi solusi atas prahara yang menimpa MK. Sejumlah elit MK-pun menolak. Komisi III DPR heran dengan penolakan itu. "Untuk menyelamatkan MK masa kita tolak sih?" kata Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2013). Pasek menyatakan keputusan SBY sangat tepat. Soalnya MK sedang dalam kondisi genting dan perlu diselamatkan. Meskipun begitu, SBY tak lantas tergesa-gesa membuat Perpu. SBY meminta publik bereaksi dulu. "Beliau juga bijak, lemparkan wacana dulu agar diolah oleh kita. Padahal bisa saja langsung dibuat Perppunya," tutur Pasek yang segera meninggalkan jabatan Ketua Komisi III ini. DPR siap menyambut dan meneruskan Perppu tersebut. "Harus diberlakukan, dan masa sidang depan akan diajukan jadi UU," katanya. Perppu tersebut seperti dikutip dari detikNews, rencananya akan mengatur masalah pengawasan eksternal terhadap MK. Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqqie menolak rencana Presiden SBY mengeluarkan Perppu untuk menyelamatkan MK. Menurut Jimly, perpu itu inkonstitusional. "Itu adalah langkah inkonstitusional dan tidak menyelesaikan masalah," kata Jimly. Senin, 07/10/2013 14:57 WIB


Artikel Terkait

Jurus Jitu Isi Ulang Uang Elektronik Tanpa Biaya Tambahan

Gencarnya usaha pemerintah untuk mengajak warganya bermigrasi menggunakan uang elektronik (e-money) dengan tujuan mempermudah aktifitas keseharian, nampaknya tidak semudah itu dilaksanakan...

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...