Heartline Network

Dinkes dan Sekda Kota Tangsel Didatangi KPK

TANGSEL - Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi sejumlah gedung Pemkot Tangsel baik di Jalan Raya Puspiptek, Setu, maupun di Kantor Dinas Kesehatan Tangse yang ada di Witanaharja, Pamulang. Belum diketahui maksud kedatangan KPK yang tib sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (22/10) itu. Namun, dugaan sementara hal tersebut berkaitan dengan proyek RSU Kota Tangsel. Dengan menggunakan dua mobil jenis toyota Avanza warna hitam, petugas dari KPK yang berjumlah enak orang tersebut tak mau membuka mulut terkait kedatangannya. Tampak dari enam orang, empat diantaranya masuk ke dalam kantor Sekretariat Daerah (Sekda) Dudung E Direja. Keempat petugas KPK itu mengenakan kemeja. Tak diketahui, apakah petugas membawa berkas dokumen atau tidak. Sementara, satu tim petugas KPK lainnya bergerak ke kantor Dinas Kesehatan di Witanaharja, Pamulang. Tim tersebut terdiri dari 10 orang dengan menggunakan tiga kendaraan minibus. Setelah beberapa jam, dua petugas, membawa satu dus dan satu plastik merah yang diduga berkas dokumen. Kepala Dinas kesehatan Kota Tangsel, Dadang membenarkan kantornya didatangi anggota KPK. "Ya benar ada KPK,mereka meminta beberapa dokumen," ungkapnya ditemui dilokasi. Saat ditanya, pemeriksaan terkait alat-alat kesehatan RSU Kota Tangsel, Dadang membantah. "Hanya memeriksa dokumen kedinasan saja," katanya. Informasi yang beredar, kedatangan petugas KPK untuk mencari dokumen proyek RSU Kota Tangsel. Hal ini terkait, ditangkapnya suami Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Tb. Chaeri Wardhana beberapa waktu lalu. Terpisah, Kabag Humas dan protokoler Kota Tangsel Dedi Rafidi mengaku tidak mengetahui kedatangan KPK. "Tadi saya lagi rapat, jdi tak tahu. Lebih baik wawancara Pak Sekda saja," katanya. Hingga pukul 14.00 WIB, penggeladahan masih berlangsung di kantor Dinkes Tangsel. Sejumlah wartawan masih berkumpul di depan kantor Dinkes. Rabu, 23 Oktober 2013 | 10:51 WIB Editor: Agus Fachry


Artikel Terkait

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...

Perang Terhadap Provokasi Isu SARA

Saracen merupakan kelompok yang kerap menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) dengan topik  isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kelompok ini memiliki ribuan aku...