Heartline Network

Dugaan Suap ke Tri Yulianto, Dewan Kehormatan PD Belum Bersikap

Jakarta - Anggota komisi VII DPR Fraksi Partai Demokrat Tri Yulianto disebut mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini menerima uang US$ 200 ribu. Dewan Kehormatan Partai Demokrat belum menindaklanjuti keterlibatan kadernya tersebut. "Dewan Kehormatan belum menangani kasus itu, sebab kalau kader Demokrat sudah ada dalam dakwaan maka kita mengikuti proses yang berlaku di persidangan," kata sekretaris Dewan Kehormatan PD Suaidy Marasabessy, saat dihubungi, Jumat (29/11/2013). Menurut Suaidy, seperti dilansir Detik siang tadi, partai menunggu hasil dari proses hukum, karena yang baru disebutkan dalam persidangan belum sampai pembuktian. "Jadi kita serahkan saja kedalam proses hukum yang sedang berjalan," imbuhnya. Soal Tri yang kembali menjadi caleg untuk Pemilu 2014, Suaidy menuturkan kasus SKK Migas yang menyeret kadernya itu bisa mengancam pencalegan yang bersangkutan. "Pasti berpengaruh tapi belum serta merta langsung dicoret, kita akan lihat dahulu bagaimana proses hukum berjalan," imbuhnya. Sebelumnya, persidangan Simon Tanjaya terdakwa kasus suap SKK Migas menguak keterlibatan Tri Yulianto yang disebut mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini menerima uang US$ 200 ribu. "Waktu itu saya serahkan ke Tri Yulianto," kata Rudi Rubiandini di Pengadilan Tipikor, Kamis (28/11/2013). Tri ini disebut Rudi diserahi uang untuk THR ke Komisi VII DPR. Tri merupakan anggota Komisi VII DPR asal Fraksi Demokrat. Jumat, 29/11/2013 14:07 WIB Editor:Agus Fachry


Artikel Terkait

Ada Apa Dengan Cinta?

Bertepatan dengan momen hari kasih sayang atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan valentine’s day, Heartline Radio Tangerang kembali mengadakan program siaran Heartline Co...

Prakiraan Cuaca Ibukota dan Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa, dalam dua hari ke depan hingga Rabu (15/02/17), ibukota dan sekitarnya akan diguyur hujan berpotensi sedang hingga lebat...

The Rise Of Servant Leadership

Di segala lini kehidupan, manusia dituntut untuk melayani. Baik secara profesional maupun dalam keseharian, manusia akan ikut serta dalam perannya untuk melayani ataupun dilayani.

Dalam ran...

Siap Merayakan Imlek??? Yuk Intip Makna Pernak-Pernik Khas Imlek?

Masyarakat keturunan Tionghoa sedang bersiap menyambut perayaan tahun baru Imlek. Di Indonesia sendiri, tahun baru Imlek 2568 jatuh pada hari Sabtu tanggal 28 Januari 2017. Perayaan tahun baru Imle...

AKHIRNYA TERUNGKAP! Inilah Rahasia Bisnis Orang Tionghoa

Etnis Tionghoa adalah contoh bangsa pendatang yang sukses di Indonesia. Sejarah mencatat bahwa etnis Tionghoa banyak mendominasi berbagai sektor penting di negara ini, diantaranya: pemerintahan, pe...