Heartline Network

Rano Karno Belum Beri Kepastian Bahas Sodetan Ciliwung

Jakarta - Gubernur DKI Jokowi memulai lobi awal terkait rencana pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane dengan menghubungi Wagub Banten Rano Karno. Namun Rano belum memberikan kepastian waktu pertemuan. "Tadi pagi saya sudah telepon Pak Rano. Ya belum tahu kapan ketemunya. Beliau belum mau, (masih) mengatur waktunya dulu dengan Pak Wali Kota dan Bupati (Tangerang)," ujar Jokowi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (24/1/2014). Menurut Jokowi, pertemuan di Bendung Katulampa, Bogor, pada Senin (20/1/2014) lalu belum tuntas. Sebab, Rano Karno, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, dan Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah tidak hadir. "Pertemuan Katulampa belum tuntas karena kan belum komplet. Tapi kan yang kemarin sudah menghasilkan (pembangunan) waduk Ciawi dan Sukamahi. Menghasilkan itu besar. Ya kita ini belum ketemu kalau sudah ketemu dengan Pak Rano, ketemu dengan Pak Wali Kota Tangerang dan Bupati Tangerang baru kita bicara," kata lulusan UGM ini. Saat ditanya tentang opsi pembuatan waduk yang ditawarkan Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jokowi enggan membahasnya. Ia tak ingin berbicara banyak sebelum benar-benar bertemu kembali dengan Rano Karno cs. "Belum ketemu kok. Jangan dikompor-komporin, jangan dikipas-kipasin," ucap Jokowi yang mengenakan baju koko putih dengan sarung merah jambu di lehernya. Pertemuan Katulampa disepakati membangun waduk Ciawi dan Sukamahi di Bogor, sodetan Ciliwung ke Cisadane dan normalisasi sejumlah situ. Namun, Rano Karno, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah tidak hadir sehingga pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane tertunda. Pemprov Banten dan pemerintahan Tangerang menolak sodetan karena khawatir akan memberi dampak banjir di daerahnya yang selama ini juga kerap kebanjiran. Proyek Sodetan Ciliwung-Cisadane merupakan proyek Kementerian PU. Proyek tersebut merupakan salah satu cara mengurangi banjir Jakarta. Jumat, 24/01/2014 14:15 WIB Sumber: detik


Artikel Terkait

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...

Perang Terhadap Provokasi Isu SARA

Saracen merupakan kelompok yang kerap menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) dengan topik  isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kelompok ini memiliki ribuan aku...