Heartline Network

Faizal Jadi Sebagai Tersangka dalam Kasus Kecelakaan di JLNT

Jakarta - Penyidik Unit Laka Satwil Jakarta Selatan menetapkan M Faizal Bustamin (28) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan di JLNT Tanah Abang-Kampung Melayu, Jl Prof Dr Satrio, Tebet, yang mengakibatkan istrinya, Windawati (27), tewas dalam kecelakaan nahas itu. Windawati tewas setelah tubuhnya terpental dari motor yang dia tumpangi lalu terjatuh di depan ITC Kuningan, tadi malam. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatatakan, Faizal dikenakan Pasal 310 ayat (4) UU No 22 Tahun 2009 karena kelalaiannya yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. "Namun yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan di RS Mintohardjo karena luka-luka yang dideritanya akibat kecelakaan tersebut," jelas Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/1/2014). Rikwanto mengatakan, penetapan pasal terhadap Faizal dilakukan setelah penyidik laka lantas melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. "Dari hasil olah TKP, jelas pengemudi motor (Faizal) yang salah karena masuk di JLNT dan juga melawan arus sehingga terjadi kecelakaan," imbuh Rikwanto. Kecelakaan itu terjadi pada Senin (27/1/2014) malam. Saat itu, motor Honda Beat B 3843 SLA yang dikemudikan Faizal dan ditumpangi istrinya, melaju di JLNT dari arah Tanah Abang ke Tebet. Faizal saat itu usai menjemput istrinya yang bekerja di Kota Casablanca. Di tengah perjalanan, Faizal mendapat informasi bahwa ada razia di turunan JLNT arah Tebet. Ia kemudian putar balik motornya, lalu melawan arus di JLNT tersebut. Tiba-tiba, dari arah berlawanan, datang mobil honda City B 8542 RS yang dikemudikan oleh Tommy Reymon (25). Seketika itu juga, mobil dan motor Faizal bertabrakan. Akibat peristiwa itu, Windawati terpental tubuhnya ke luar JLNT dan terjatuh tepat di depan ITC Kuningan. Sementara Faizal mengalami luka berat, sedangkan Tommy mengalami memar di bagian kepala dan luka-luka pada lengannya. JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang adalah jalan khusus untuk mobil. Kendaraan lain seperti motor, bus, truk, andong dan juga pejalan kaki, dilarang melintasi JLNT tersebut. Selasa, 28/01/2014 13:31 WIB Sumber: detik


Artikel Terkait

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...

Harga BBM Jadi Murah, Bentuk Realisasi Program BBM Satu Harga

PT. Pertamina (Persero) akan kembali mengoperasikan 4 lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan Juli 2017, sebagai wujud realisasi pelaksanaan program BBM Satu Harga.

Empat lemba...

BNN Gelar Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar perhelatan puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), hari ini (13/7), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Mengangka...

Uji Kelayakan Simpang Susun Semanggi

Proyek simpang susun Semanggi rencananya akan dioperasikan secara penuh per tanggal 17 Agustus 2017 mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi 30% beban kepadatan lalu lintas di sekitar ruas J...