Heartline Network

Upal Rp 3,5 Miliar Buatan Sindikat Bandung Berkaitan Pemilu 2014?

Bandung - Momen Pemilu rentan kecurangan berupa money politic. Sorotan polisi dalam pengamanan pesta demokrasi salah satunya menangkis peredaran uang palsu (upal). Polisi mengungkap sindikat pemalsu uang asal Bandung dengan barang bukti upal senilai Rp 3,5 miliar. Apakah upal tersebut berkaitan Pileg dan Pilpres 2014? Enam tersangka pembuat dan pegedar upal mendekam di sel tahanan Mapolrws Bandung. Mereka masing-masing AJ, ES, L, YT, N, dan ZA. Komplotan ini meracik upal kertas pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. "Belum ada indikasi upal yang dibuat sindikat itu untuk kepentingan Pileg dan Pilpres mendatang. Tapi tetap akan kami mendalami penyelidikan," ucap Kapolres Bandung AKBP Jamaludin saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (30/1/2014). Berdasarkan pemeriksaan, sambung Jamaludin, sindikat yang diotaki AJ ini mengaku berkiprah mencetak upal sejak satu bulan. Aksi jiplak menjiplak tersebut akhirnya terbongkar di pengujung Januari 2014. "Upal hanya digunakan para pelaku untuk penipuan saja. Pelaku mengaku baru mengedarkan upal rupiah sebanyak 220 juta yang dipakai membeli lada putih. Agar tak terlihat palsu, pelaku bertransaksi pada malam hari," tuturnya. Meski menegaskan upal tak terkait Pemilu mendatang, Jamaludin beserta anak buahnya enggan lengah. Kata Jamaludin, pihaknya tetap mengantisipasi peredaran upal untuk praktik politik uang memanfaatkan Pileg dan Pilpres di wilayah Kabupaten Bandung. Kamis, 30/01/2014 09:22 WIB


Artikel Terkait

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...

Harga BBM Jadi Murah, Bentuk Realisasi Program BBM Satu Harga

PT. Pertamina (Persero) akan kembali mengoperasikan 4 lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan Juli 2017, sebagai wujud realisasi pelaksanaan program BBM Satu Harga.

Empat lemba...

BNN Gelar Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar perhelatan puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), hari ini (13/7), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Mengangka...

Uji Kelayakan Simpang Susun Semanggi

Proyek simpang susun Semanggi rencananya akan dioperasikan secara penuh per tanggal 17 Agustus 2017 mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi 30% beban kepadatan lalu lintas di sekitar ruas J...

Menelisik Kiprah Ronny F. Sompie Dalam Perjalanan Karirnya

Rangkaian program siaran bincang pagi Heartline Coffee Morning kembali diadakan Radio Heartline, kemarin (04/07/17). Bertempat di Heart Studio, Gd. Heartline Center lantai 4, siaran langsung terseb...