Heartline Network

Kapal Feri Tenggelam di Bangladesh, 118 Penumpang Hilang

Heartline FM Karawaci - Upaya pencarian korban kecelakaan kapal feri di Bangladesh terus dilakukan. Sejauh ini, hampir 120 penumpang belum ditemukan. Mereka dikhawatirkan tenggelam. Saat ini, sekitar 100 orang berhasil diselamatkan menyusul tenggelamnya kapal feri tersebut di perairan sungai sekitar 30 kilometer sebelah selatan ibukota Dhaka. Hingga saat ini, petugas penyelamat juga belum berhasil menemukan feri yang tenggelam itu. "Feri tersebut adalah yang terkecil dari semua feri di rute ini, dengan kapasitas hanya 85 penumpang, kapal tersebut sangat kelebihan muatan," tutur Saiful Hasan, kepala pemerintahan distrik Munshiganj, tempat feri tersebut tenggelam pada Senin, 4 Agustus waktu setempat. Kapal tersebut diperkirakan mengangkut lebih dari 200 penumpang. "Kami telah mencatat 118 penumpang yang hilang berdasarkan laporan keluarga. Tampaknya feri tersebut mengangkut lebih dari 200 penumpang," tutur Hasan. "Sebuah kapal penyelamat telah dikerahkan ke lokasi, namun kami belum bisa memulai proses pengangkatan feri karena kami belum bisa menemukannya," tandas Hasan. Kecelakaan feri kerap terjadi di Bangladesh. Penyebabnya, kebanyakan adalah karena kondisi kapal yang buruk dan tidak terawat serta kelebihan muatan. Pada Mei lalu, sebuah kapal feri yang diperkirakan mengangkut antara 150 hingga 200 orang, tenggelam di wilayah perairan Bangladesh tengah. Puluhan orang tewas dalam peristiwa itu. Selasa, 05 Agustus 2014 | 14:50 WIB Editor : Agus Sunarya


Artikel Terkait

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...

Perang Terhadap Provokasi Isu SARA

Saracen merupakan kelompok yang kerap menyebarkan ujaran kebencian (hate speech) dengan topik  isu berbau suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Kelompok ini memiliki ribuan aku...