Heartline Network

Wisata Sejarah Kota Serang Bak Mutiara Terpendam

heartline.co.id – Wisata sejarah Kota Serang tak ubahnya mutiara terpendam. Jika digali untuk kemudian dikelola secara baik, wisata sejarah yang ada di Kota Serang seperti kawasan Banten Lama, dapat menjadi ikon pariwisata berkelas dunia. “Siapa yang menyangkal kalau Banten, Banten Lama sekarang, itu nilai sejarahnya tinggi sekali. Orang Eropa itu pertama kali masuk ke Nusantara konon kan kabarnya ya ke sini, ke Banten, tepatnya lewat Pelabuhan Karangantu (Banten Lama). Kalau direvitalisasi, (kawasan Banten Lama) itu bisa membangkitkan romantisme orang-orang Eropa, yang bukan tidak mungkin mereka berduyun-duyun datang ke sini,” kata budayawan Banten, Budi WI, Ahad (30/11/2014). Budi tidak menyangkal, seperti dikutip dari Radar Banten, jika revitalisasi Banten Lama adalah kerja besar yang juga membutuhkan dana tidak sedikit. Itu belum termasuk adanya persoalan pengelolaan kawasan Banten Lama yang sampai hari ini masih belum sepenuhnya menjadi otoritas pemerintah daerah setempat. Meski begitu, kata Budi, pekerjaan-pekerjaan tersebut bisa dituntaskan, jika dibarengi dengan keinginan bersama dari semua stake holder, yang kuat, terutama pemerintahnya. “Kalau soal dana, memangnya itu (Walikota Bandung) Ridwan Kamil dari mana uangnya membangun ini dan itu. Saya dengan itu CSR (corporate social responsibility) semua. Bahkan, tak jarang proyek-proyek di Bandung dibiayai investor asing. Sepanjang saling menguntungkan, kenapa harus alergi?” kata Budi. Budi melanjutkan, objek-objek wisata sejarah di Kota Serang tidak terbatas hanya di kawasan Banten Lama yang meliputi Benteng Surosowan, Mesjid Agung Banten, Pelabuhan Karangantu, Benteng Portugis, dan Klenteng Banten. Lebih dari itu, kata Budi, di kawasan Royal dan Pasar Lama juga sarat dengan bangunan-bangunan bersejarah yag jika direvitalisasi, bukan tidak mungkin menjadi daya tarik wisatawan. “Royal misalnya, kalau ditata, PKL-nya direlokasi, bukan tidak mungkin itu jadi seperti Jalan Braga di Bandung. Wong, faktanya memang kawasan Royal itu sudah ada sejak jaman kolonial dulu kok,” kata Budi. Terpisah, Anggota Pansus DPRD Kota Serang tentang Rancangan Perda Pariwisata, mengakui, jika ada gagasan untuk merelokasi PKL Kota Serang, termasuk PKL di kawasan Royal, ke eks Terminal Kepandean. “Rencananya, PKL akan direlokasi ke Kepandean,” katanya. Meski begitu, Ali tidak berkomentar lebih jauh saat disinggung soal revitalisasi kawasan Banten Lama. Pasalnya, menurut dia, revitalisasi Banten Lama harus didahului dengan memperjelas status pengelolaan di kawasan tersebut. “Sekarang kan masih (dikelola) kenadziran (semacam DKM di Masjid Agung Banten). Nah, itu harus diperjelas dulu, ke depan bagaimana? Seharusnya kan pemerintah daerah berperan (mengelola),” katanya. Namun demikian Ali tidak menampik, jika potensi pariwisata kawasan Banten Lama sangat tinggi. “Sekarang saja yaang murni wisata ziarah, berapaa ribu orang itu dalam satu bulan yang yang berkunjung ke sana. Kalau satu pengunjung membayar retribusi Rp 1.000 saja, sudah milyaran rupiah yang masuk sebagai pendapatan daerah. Itu belum termasuk uang yang beredar dari pengunjung untuk beli oleh-oleh, belanja, makan dan lainnya,” kata Ali. Senin, 1 Desember 2014 | 08:51 WIB Editor : Agus Sunarya


Artikel Terkait

Toys Kingdom Hadirkan TIGGI, Sang Maskot Andalan

Sebagai  salah satu bisnis unit di bawah naungan payung Kawan Lama Group, Toys Kingdom hadir untuk menyediakan berbagai kebutuhan akan mainan dan hobi untuk segala usia. Menawarkan lebih dari ...

Rahasia Sukses Dan Kaya

Siapapun pasti ingin sukses dan kaya dalam kehidupannya. Muda, tua, laki-laki, perempuan, di pedesaan atau di perkotaan, pasti menginginkan hal yang sama terjadi pada hidupnya dan berlomba mewujudk...

BMKG: Jangan Khawatir Dampak Equinox!

Indonesia diprediksi akan mengalami fenomena Equinox pada 21 Maret 2017 dan 23 September 2017 mendatang. Menurut kabar yang berhembus, akibat fenomena Equinox ini, suhu udara di Indonesia akan menc...

How The Millenial Generation Works?

Bicara tentang perkembangan jaman dan teknologi, sudah pasti akan menghasilkan generasi-generasi milenial. Generasi yang dinilai cakap dan mumpuni menghadapi perkembangan jaman, karena menguasai be...

Peresmian Gedung Serbaguna PENABUR Harapan Indah

Kota Harapan Indah, Bekasi – BPK PENABUR Jakarta meresmikan Gedung Serbaguna Komplek PENABUR Harapan Indah, Sabtu (04/03/17) lalu pukul 08.00 – 12.00 WIB. Gedung dengan luas bangun...