Heartline Network

Gawat: Indonesia Pengakses Tertinggi Situs Porno

Tangerang, Heartline.co.id - Talkshow #HeartlineCoffeeMorning pagi ini (Selasa, 13/1) mengangkat topik tentang tingginya pengakses situs porno di Indonesia, bahkan tertinggi di dunia. Berita ini mengkhawatirkan kita semua, yang masih punya hati terhadap wajah anak-anak muda bangsa kita. Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak, yang menjadi narasumber di talkshow #HeartlineCoffeeMorning pagi ini, mengomentari berita terkait dengan mengatakan, “Indonesia sekarang darurat pornografi.” Ada 45 juta pengakses internet di Indonesia, dan menurut Arist, pria yang selalu memelihara brewoknya ini, sebagian besar adalah anak-anak di bawah umur 17 tahun. Pihaknya bersama dengan pemerintah (Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak), akhir tahun kemarin melakukan kampanye untuk memblokir situs-situs porno yang bisa diakses di Indonesia. Layaknya China, negara Indonesia, menurut Pria kelahiran Pematang Siantar ini, harus berani menutup situs-situs tersebut, untuk menyelamatkan moral generasi yang akan datang. Dalam pandangan Arist, Indonesia akan hebat kalau pemerintah hadir dan berani memblokir situs-situs porno tersebut, karena akan berdampak pada meningkatnya kejahatan seksual di kalangan remaja dan anak-anak. Arist juga menekankan perlunya orang tua mentransfer nilai-nilai kebaikan, kejujuran, religiusitas kepada anak-anak sehingga mereka secara mandiri bisa memilah mana yang baik dan buruk bagi perkembangan hidup mereka. Kepornoan sudah dikenal manusia selama berabad-abad dengan berbagai mediumnya. Representasi erotisme, ditaksir sudah ada sejak 3.000 tahun yang lalu. Misalnya di jaman Paleotikum, sudah ada artifak ukuran buah dada besar atau perempuan hamil, yang terbuat dari kayu dan batu. Di masa Yunani dan Romawi kuno, bertebaran patung-patung bernuansa homoseksualitas, termasuk patung-patung hubungan seksual yang tak semestinya. Di India, pada abad ke-2 sudah terbit buku panduan tentang hubungan seksual yang terkenal seantero dunia hingga saat ini, Kama Sutra. Di Inggris, novel porno pertama berjudul “Memoirs of a Woman of Pleasure” (1748). Tahun 1896, pornografi mulai memakai medium video. Pada tahun itu, para pembuat film Perancis membuat klip bisu erotis yang berjudul “Le Coucher de la Marie”. Sejak tahun 1900, pornografi versi hard core mulai marak, yang hanya ditonton dalam pertemuan para laki-laki. Internet dan media digital membuat pornografi makin merajalela. Tahun 1994, Carnegie Mellon meneliti bahwa pornografi yang berkembang, 48% kontennya jauh dari seks normal, karena berisi kebrutalan, incest dan pedofilia. Lalu apa kabar di Indonesia? Riset terakhir, beberapa waktu lalu di 12 kota besar Indonesia terhadap 4.500 siswa/i SMP, ditemukan sebanyak 97,2% dari mereka pernah membuka situs porno. Lalu 91% dari mereka sudah pernah melakukan kissing, petting dan oral seks. Dan 62% siswi SMP pernah berhubungan seks dan 22% siswi SMU pernah aborsi. Sebagai orang tua, kita layak prihati dan harus bertindak. Mari kita lindungi anak-anak kita dari virus negatif pornografi. Bangun visi hidup mereka dengan nilai yang benar. Ajak mereka melakukan kegiatan yang positif. Dan yang paling penting, beri keteladanan bahwa Andapun sebagai orang tua tidak melakukan hal yang buruk. Semoga kita bisa melewati masa-masa krusial ini. (JM).


Artikel Terkait

Jurus Jitu Isi Ulang Uang Elektronik Tanpa Biaya Tambahan

Gencarnya usaha pemerintah untuk mengajak warganya bermigrasi menggunakan uang elektronik (e-money) dengan tujuan mempermudah aktifitas keseharian, nampaknya tidak semudah itu dilaksanakan...

Mengenal Sosok Presiden Wanita Pertama Singapura

Ada yang unik pada pemilihan presiden Singapura tahun ini. Pasalnya, Singapura tidak perlu repot-repot menggelar pemungutan suara tahun ini.

Halimah Yacob, sang mantan Ketua Parlemen Singap...

Menilik Konflik Kemanusiaan di Rakhine

Konflik kemanusiaan terhadap etnis Rohingnya di Rakhine, Myanmar, kembali terjadi dan menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai lapisan masyarakat di berbagai negara turut prihatin akan kondisi...

Dunia Kecam Uji Coba Nuklir Korut

Korea Utara (Korut) yang terkenal sebagai negara komunis, telah mendapat banyak kecaman dari internasional. Pasalnya, Korut telah menggelar uji coba nuklir terbarunya pada Minggu (3/9) yang lalu. U...

Memperingati HUT RI Ke-72, Polda Banten Gelar Istighosah Kemerdekaan

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Polda Banten menggelar acara Istighosah Kemerdekaan pada hari Sabtu (26/06/17) lalu. Acara dimulai sekitar pukul 20.30 dan ...