Heartline Network

Ini Baru Berita!

Tangerang, Heartline.co.id - Heboh! Komjen Budi Gunawan (BG), calon tunggal Kapolri yang dipilih Presiden Jokowi, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ini sejarah aneh bin ajaib, rekor. Entah siapa yang patut kita puji: Jokowi yang bermain tiki-taka dengan cantik, atau KPK yang bermain gebuk dengan berani. Tapi, melepaskan diri dari kerangkeng siapa yang salah dan benar, patut diapresiasi dan yang layak dicaci, faktanya berita ini baik untuk negeri ini. Apa yang baik? Yakni yang jahat akan terungkap kejahatannya, yang baik akan semakin memancar kebaikannya. Bangsa ini butuh orang-orang baik, dan sejarah telah menuntun kita meniti jembatan kecil untuk menemukan orang-orang baik itu. Talkshow #HeartlineCoffeeMorning pagi ini (Rabu, 14/1) membahas tentang “Apa Cerita di Balik BG menjadi tersangka KPK?” Narasumber dalam bincang hangat pagi ini adalah Dr. Emrus Sihombing, Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan. Emrus sendiri mengatakan, pihaknya tidak terkejut dengan penetapan tersangka ini, sebab proses investigasi rekening gendut anggota Polri, yang sempat diangkat oleh Majalah Tempo, sesungguhnya sudah berlangsung sejak lama. Menurut Emrus, KPK sudah sesuai dengan prosedur hukum, meskipun banyak pihak yang mencibir kalau KPK memainkan agenda setting. Emrus menyarankan, seharusnya Presiden Jokowi konsisten juga dalam melibatkan KPK dan PPATK dalam menyeleksi para pembantunya. Secara khusus, dalam menempatkan Kepala Kejaksaan dan Kepala Polri, dua institusi penegak hukum, seharusnya melibatkan KPK dan PPATK. Banyak komentar dari pendengar dengan topik yang sedang happening ini. Ada pak Tampubolon, Ruslan, Andreas, dan pendengar-pendengar lainnya yang memberi pandangan-pandangan dari sudut pandang yang berbeda-beda. Tetapi semuanya bermuara pada satu kalimat: ayo kita tegakkan kepastian hukum di atas segala permainan politik. Hukum menjadi panglima, siapa salah ayo kita salahkan, siapa benar ayo kita benarkan. Jika hal ini kita lakukan secara konsisten, ini baru berita! (JM)


Artikel Terkait

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...

Harga BBM Jadi Murah, Bentuk Realisasi Program BBM Satu Harga

PT. Pertamina (Persero) akan kembali mengoperasikan 4 lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) pada bulan Juli 2017, sebagai wujud realisasi pelaksanaan program BBM Satu Harga.

Empat lemba...

BNN Gelar Puncak Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional

Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar perhelatan puncak peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), hari ini (13/7), di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Mengangka...

Uji Kelayakan Simpang Susun Semanggi

Proyek simpang susun Semanggi rencananya akan dioperasikan secara penuh per tanggal 17 Agustus 2017 mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi 30% beban kepadatan lalu lintas di sekitar ruas J...