Heartline Network

FRI Reuni di Lampung

Provinsi Lampung berada dekat dengan Gunung Krakatau dan merupakan daerah rawan bencana. First Response Indonesia, yang dimotori oleh Radio Heartline Network, sejak beberapa tahun lalu telah membuat tim di provinsi ini, berpartner dengan local host Heartline Radio Lampung, 91.7 FM. Untuk menyegarkan dan menambah wawasan serta teknik bersiaran di waktu bencana, FRI membuat reunion training, yang ternyata tak hanya dihadiri oleh para peserta training sebelumnya, tetapi banyak juga para peserta baru yang ingin mengetahui lebih jauh tentang First Response Indonesia. Reunion Training ini dihadiri oleh 20-an peserta, dan acara diadakan di Radio Angkasa Biru, 88.9 FM, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur. Acara dibuka oleh Aristarkus, trainer FRI yang sekaligus pimpinan Radio Heartline Lampung 91.7 FM. Aristarkus mengatakan, “Radio seharusnya tak hanya bermain di hiburan, tetapi bisa menjadi bermanfaat dengan masyarakat, yakni melibatkan diri dengan masalah-masalah yang ada di tengah mereka.” 

Kemudian dilanjutkan dengan sharing testimoni dari Jefri Kusnanto, Trainer FRI, yang menceritakan tentang pengalamannya ketika FRI merespon bencana di Padang dan Takengon. Sementara Aristarkus menceritakan pengalamannya ketika FRI merespon bencana erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur. “Saya kalau sudah pergi merespon bencana, saya berdoa menitipkan keluarga saya kepada Allah. Maka saya akan melakukan tugas kemanusiaan ini dengan tenang.” Ujar Jefri.  Jose-Yusuf Marwoto, selaku Direktur First Response Indonesia, memberikan pemaparan tentang strategic activity yang dilakukan FRI selama ini dalam konteks Indonesia di tengah ring of fire. Banyak yang antusias dan tertarik bertanya seputar topik yang diangkat, sehingga suasana diskusi menjadi seru dan menarik. Di sesi akhir, peserta belajar bagaimana membuat interview dan mengenal penggunaan alat-alat FRI. 

First Response Indonesia (www.firstresponseindonesia.com) adalah sebuah organisasi tanggap bencana yang berfokus pada informasi penting melalui radio darurat bencana yang didistribusikan kepada masyarakat korban bencana. Informasi adalah bantuan (information is aid), demikian salah satu gagasan yang diusung oleh First Response Indonesia. 


Artikel Terkait

Ada Apa Dengan Cinta?

Bertepatan dengan momen hari kasih sayang atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan valentine’s day, Heartline Radio Tangerang kembali mengadakan program siaran Heartline Co...

Prakiraan Cuaca Ibukota dan Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan bahwa, dalam dua hari ke depan hingga Rabu (15/02/17), ibukota dan sekitarnya akan diguyur hujan berpotensi sedang hingga lebat...

The Rise Of Servant Leadership

Di segala lini kehidupan, manusia dituntut untuk melayani. Baik secara profesional maupun dalam keseharian, manusia akan ikut serta dalam perannya untuk melayani ataupun dilayani.

Dalam ran...

Siap Merayakan Imlek??? Yuk Intip Makna Pernak-Pernik Khas Imlek?

Masyarakat keturunan Tionghoa sedang bersiap menyambut perayaan tahun baru Imlek. Di Indonesia sendiri, tahun baru Imlek 2568 jatuh pada hari Sabtu tanggal 28 Januari 2017. Perayaan tahun baru Imle...

AKHIRNYA TERUNGKAP! Inilah Rahasia Bisnis Orang Tionghoa

Etnis Tionghoa adalah contoh bangsa pendatang yang sukses di Indonesia. Sejarah mencatat bahwa etnis Tionghoa banyak mendominasi berbagai sektor penting di negara ini, diantaranya: pemerintahan, pe...