Heartline Network

Delivering an Excellent Service

Pada Senin (17/5), Program #HeartlineCoffeeMorning di Radio Heartline 100.6 FM Tangerang yang disiarkan live dari Maxx Coffee, Benton Junction, Lippo Karawaci, Tangerang dan direlay di Heartline Network, mengangkat topik “How Delivering an Excellent Customer Service”. Hadir sebagai narasumber: Djoko Kurniawan (Senior Business Consultant), Deny Rahardjo (CEO Kinerja Pay Indonesia), Guntur Satrya Saputro (Direktur CyberLeech.com), Danet Arya Patria SE, MBA (Akademisi UPH).

Danet mengawali perbincangan hangat ini dengan membedah bahwa customer itu bukan hanya mereka yang datang dari luar dan membeli produk atau jasa kita, tetapi juga para pebisnis perlu memperhatikan internal customer, yakni para karyawan yang ada dalam work flow produksi produk atau jasa itu sendiri. “Kalau Internal Customer ini beres, happy, maka external customer biasanya beres.” Tutur Akademisi yang mendapatkan gelar MBA dari Ochlahoma University ini.

(Para pebisnis perlu menonton ini, rahasia yang jarang dibuka bagaimana trik menghadapi customer: http://bit.ly/1TUsLqi)

Sementara itu, Djoko Kurniawan, sebagai Senior Business Consultant, menekankan pentingnya bagi para pebisnis saat melayani customer untuk memenuhi kebutuhan mereka dan sekaligus memenuhi ekspektasi mereka. “Contoh, orang yang mau gunting rambut. Kebutuhan dan ekspektasi mereka adalah membuat rambut mereka rapi. Namun, kalau mereka datang ke jasa Anda dan rambut mereka justru tidak rapi, di situ masalahnya. Demikian juga orang yang mau pijat, ingin badannya segar. Tapi sehabis pijat justru badan pegal-pegal, ini tidak menjawab kebutuhan dan ekspektasi mereka,” Kata Djoko Kurniawan. Danet menambahi, customer yang complain ke kita, harus dilayani dengan baik. Sebab dari data, 7 dari 10 customer yang complain, jika mereka kita layani dengan baik, akan kembali kepada kita. “Bahkan 95%nya akan menjalin kerja sama kembali dengan kita,” tambah Danet.

(Pantas saja, kalau ngikuti nasehat ini, pasti sukses dalam bisnis: http://bit.ly/1VZvipq)?

Deny Rahardjo dari Kinerja Pay, membagikan pandangannya bahwa customer equal business, artinya tidak ada customer maka tidak ada bisnis. “Untuk bisa survive di bisnis online yang high competitive, kita tidak bisa memberikan service yang sekedar pemanis bibir. Customer itu di atas segalanya. Customer respon harus cepat dan online. Kalau tradisional ngikuti jam kerja. Kami harus memonitor apa yang masuk dan apa yang terjadi, apa yang jadi trending tentang merk kami. Harus proaktif, tidak hanya reaktif.”

(Kalau Mahasiswa Universitas Pelita Harapan bertanya tentang bisnis itu seperti apa sih? Lihat di sini http://bit.ly/1susJzW)

Guntur, dari CyberLeech.com, juga mengamini apa yang disampaikan oleh Deny, “Kami memberi respon 24 jam,” imbuhnya. CyberLeech.com membuat otomatisasi untuk auto report dan auto submit untuk complain customer mereka, sebagai salah satu cara bagaimana melayani customer dengan lebih baik lagi.

Diskusi #HeartlineCoffeeMorning di Radio Heartline 100.6 FM Tangerang ini rutin diadakan setiap hari Selasa, 08.00-10.00 di Maxx Coffee, Benton Junction, Tangerang. Anda bisa bergabung dan berjejaring dengan para pebisnis lainnya. Jika Anda ingin melihat tayangan diskusi ini, bisa menikmati di Youtube: Heartline Network. (YM).


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...