Heartline Network

Pilkada Banten: Mudah dan Menentukan

Program unggulan Radio Heartline 100.6 FM Tangerang, pada hari selasa (15 November 2016), kembali mengadakan live broadcast roadshow ke Fame Hotel, Tangerang. Kali ini topik yang diangkat adalah seputar Pilkada Banten “Mudah dan Menentukan”. Hadir sebagai pembicara Dra. Hj. Eny Suhaeni, M.Si (pengamat politik), Akhmad Subagja (KPU Kabupaten Tangerang), Sanusi, S.Si (KPU Kota Tangerang), Badrussalam (KPU Kota Tangerang Selatan).

Seperti kita tahu, KPUD Provinsi Banten dalam rapat pleno beberapa waktu lalu, telah mengesahkan dua pasangan calon yang akan bertarung memperebutkan hati para pemilih warga Banten. Mereka adalah pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, H. Rano Karno, S.IP dan Embay Mulya Syarief, serta Dr. H. Wahidin Halim, M.Si yang berpasangan dengan H. Andika Hazrumy, S.Sos.,M.AP.

Pilkada Banten sendiri akan dilaksanakan serentak dengan daerah-daerah lain yang menyelenggarakan pilkada serentak, yakni pada hari Rabu, 15 Februari 2017. Lantas seperti apa dinamika politik dan kesiapan dari wilayah Tangerang Raya sendiri menghadapi perhelatan besar ini? Heartline Coffee Morning, mengundang 3 narasumber dari komisioner KPUD Kabupaten Tangerang (Akhmad Subagja), Kota Tangerang (Sanusi, Ssi) dan Kota Tangerang Selatan (Badrussalam), serta pengamat politik (Dra. Hj. Eny Suhaeni, M.Si). Diskusi dipandu oleh Bung Jose M dan Riama Silitonga.

“Pilkada Banten ini mudah tetapi menentukan. Mudah karena hanya butuh 5 menit saja untuk mencoblos di TPS tetapi menentukan kehidupan masyarakat di Banten untuk 5 tahun yang akan datang,” ujar Ibu Eny Suhaeni, yang juga menjadi dosen di Universitas Muhamadiyah Tangerang (UMT).

Tantangan Tangerang Raya Menghadapi Pilkada

Rupanya kedekatan geografis Tangerang Raya dengan DKI Jakarta, membawa dampak yang besar bagi proses sosialisasi pilkada Banten serta antusiasme warga Tangerang. “Di Tangerang Selatan, misalnya, masyarakat lebih tahu dan terlibat emosional dengan dinamika Pilkada DKI Jakarta, dibandingkan dengan Pilkada Banten.” Ungkap Badrussalam dari KPUD Kota Tangerang Selatan. “Para pemilih pemula lebih mengenal calon gubernur dan wakilnya dari DKI Jakarta, dibandingkan dengan calon gubernur dan wakil dari Pilgub Banten.” Tentu saja ini tantangan bagi kita semua warga Banten, agar juga lebih peduli dengan perhelatan di rumah sendiri, dibanding dengan perhelatan di rumah tetangga. “Sosialisasi tidak hanya menjadi tugas KPU, tetapi semua pihak yang berkepentingan,” ujar Badrussalam. Lebih daripada itu, tugas calon dan tim suksesnyalah yang harus membuat sosok-sosok calon pemimpin Banten ini bisa menjadi magnet bagi para calon pemilih, dengan cara menawarkan terobosan programnya. Di Tangerang Selatan sendiri, secara berturut-turut dilaksanakan pemilihan umum seperti ini. Pada tahun 2014 ada pemilihan presiden dan legislatif, lalu tahun 2015 kemarin ada pemilihan wali kota, serta tahun 2017 nanti ada pemilihan gubernur dan wakil.  

Jika sosialisasi ini bisa dilakukan maksimal, maka diharapkan partisipasi masyarakat bisa tinggi terlibat dalam Pilkada Banten. “Di Kabupaten Tangerang sendiri ada 2.065.560 pemilih dengan 4713 TPS. Dan ini adalah jumlah terbanyak di Provinsin Banten.” Kata Akhmad Subagja dari KPUD Kabupaten Tangerang. Dengan jumlah pemilih sebanyak itu, maka sangat disayangkan jika tingkat partisipasi rendah. “Pernah di pemilihan yang lalu, di sebuah kompleks perumahan dimana seharusnya ada 300 pemilih, tetapi yang berpartisipasi hanya 9 orang.” Tambah Subagja yang pagi itu mengenakan baju putih.

Dinamika politik juga berbeda di Kota Tangerang. “Karena ada salah satu calon gubernur yang punya latar belakang pernah menjadi walikota di Kota Tangerang, maka ada dinamika persaingan yang tinggi. Sampai sekarang sudah dilaporkan ada 29 spanduk calon yang hilang. Padahal atribut ini kan dibuat dari anggaran negara, lantas siapa yang mau ganti?” Tutur Sanusi dari KPUD Kota Tangerang. Di Kota Tangerang sendiri Daftar Pemilih Tetap ada 112.725 pemilih. “Saya harapkan pemilih lebih rasional”, ungkap ketua KPUD Kota Tangerang ini.

Jika Anda ingin mengikuti perhelatan pilkada serenda ini, Anda juga bisa mengunduh aplikasinya di playstore dengan kata kunci: smartvote. Di sana Andapun bisa mengecek apakah Anda sudah terdaftar sebagai pemilih atau belum. Sebab Pilkada Banten ini “Mudah dan Menentukan”, maka gunakan hak pilih Anda untuk menentukan masa depan Provinsi Banten.


Artikel Terkait

Selamat Datang Gubernur Baru DKI Jakarta!

Masyarakat DKI Jakarta telah menyalurkan suaranya dalam pilkada Rabu kemarin (19/04/17). Sejumlah upaya masyarakat dikerahkan, guna untuk menggunakan hak pilih tersebut. Kini saatnya menerima hasil...

The Power of Women

Sejuta definisi nampaknya kurang untuk menggambarkan sosok wanita. Ciptaan Yang Maha Kuasa ini begitu unik, konon karena ia dijadikan dari tulang rusuk sang Adam.

Oleh sebab itulah, tidakla...

Mendagri: Pemilihan Suara Pilkada DKI Akan Berlangsung Aman

Masyarakat ibu kota bersiap menyambut pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta dengan periode masa jabatan 2017-2022, pada lusa, Rabu (19/04/17). Kandidat calon gubernur (cagub...

Taiwan Resmi Larang Sembelih Anjing Dan Kucing

Parlemen pemerintahan Taiwan secara resmi telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) yang menyatakan larangan penyembelihan kucing dan anjing untuk dikonsumsi manusia.

Dilansir dari lam...

SIGNIFIKAN! Penumpang Transjakarta Naik 41,3 Persen Dalam 3 Bulan

Selama periode Januari – Maret 2017, jumlah pengguna moda angkutan Bus Transjakarta mengalami peningkatan sebesar 41,3 persen, dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

Menurut dat...