Heartline Network

Embarkasi Bandara Radin Inten II, Surat Gubernur Telah Diterima Dirjen Haji dan Umrah Kemenag

HeartlineFm, Bandar Lampung  – Alih status Bandara Radin Inten II menjadi embarkasi penuh tahun 2017 menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Lampung. Pemprov sudah mengirimkan surat ke Kanwil Kemenag Lampung terkait kenaikan status bandara.

Demikian dikatakan Asisten IV Bidang Administrasi Umum Pemprov Lampung Hamartoni Ahadist. Kata dia, pihaknya telah mengirimkan surat Gubernur terkait kenaikan status embarkasi ini.

“Surat Gubernur Ridho soal rencana embarkasi penuh ini sudah diterima Direktur Pelaksanaan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil. Agenda prioritas kami ialah peningkatan status di samping pembangunan infrastrukturnya,” kata Hamartoni kepada jejamo.com, Minggu malam, 20/11/2016.

Selain itu, kata dia, Pemprov masih melengkapi persyaratan administratif perizinan yang dibutuhkan Pemerintah Pusat.

“Pembangunan fasilitas pendukung Asrama Haji dan perluasan lahan parkir juga terus dilakukan dan dianggarkan untuk 2017,” ungkapnya.

Mantan Kepala Dinas PU Lampung Utara ini menambahkan, rencana ini juga didukung pembangunan infrastruktur dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama.

Pihaknya berharap status bandara dapat meningkat tahun depan.

“Harus ada sinergi. Insya Allah tahun depan jamaah calon haji langsung ke Jeddah dan Madinah dari Bandara Radin Inten II,” pungkasnya.

Terpisah, Kakanwil Kemenag Lampung Suhaili menjelaskan, ia sudah menyampaikan rencana peningkatan status dari embarkasi antara menjadi embarkasi dan debarkasi penuh pada 2017 mendatang ke Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin saat melakukan kunjungan kerja ke Tulangbawang Barat bulan lalu.

“Saya  bersama Pak Wagub Bachtiar Basri, ketika di mobil, saya sampaikan keinginan Gubernur untuk embarkasi penuh tahun 2017. Menteri merespons baik,” kata Suhaili .

Kendati demikian, menurut Suhaili, karena komponen untuk menjadi embarkasi penuh itu banyak, harus dipersiapkan bersama.

“Tidak hanya Kemenag, tetapi berkaitan juga dengan Imigrasi, Perhubungan, Bea Cukai, kesiapan bandara, dan lainnya,” jelas Suhaili.(*)

Laporan Heartline Fm


Artikel Terkait

Polri: 11 WNI Masuk ke Marawi Filipina untuk Dakwah

Markas Besar Polri mengaku telah mengidentifikasi 11 warga negara Indonesia (WNI) yang masuk ke Kota Marawi di Pulau Mindanao, Filipina. Mereka menyeberang ke Filipina melalui jalur legal dan bertu...

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Bom Kampung Melayu

Kelompok teror ISIS mengaku bertanggung jawab atas kejadian bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terjadi pada Rabu (24/5) malam.

“Pelaksana dari serangan terhadap polisi I...

Nicky Hayden Wafat Setelah Lima Hari Dirawat Pasca Kecelakaan

Mantan juara dunia MotoGP, Nicky Hayden tak dapat diselamatkan lagi nyawanya pasca tertabrak mobil saat bersepeda lima hari lalu di pesisir Italia.

Seperti dilansir dari BBC Sport<...

Konsernya Dibom, Ariana Grande Akhirnya Buka Suara

Konser Ariana Grande menorehkan luka yang mendalam dalam salah satu sejarah musik. Bagaimana tidak, konser pertamanya di Eropa diwarnai dengan aksi ledakan yang diduga terorisme dan bunuh diri...

Jokowi Harap Umat Islam Tak Anggap Amerika sebagai Musuh

Presiden Joko Widodo memberikan pesan khusus kepada umat Islam di dunia saat konferensi "Arab Islamic American Summit”. Dia berharap konferensi yang mempertemukan pimpinan negar...