Heartline Network

Mengupas Kekuatan Media Sosial di Tahun 2017

Perkembangan internet dan kemajuan teknologi saat ini tidak dapat dipungkiri lagi sangat mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia. Tak dapat dipungkiri lagi segala macam informasi dan berita dapat dengan mudah dijangkau dan diterima oleh berbagai kalangan. Tua maupun muda pun kini dapat dengan mudahnya mengakses berita dan informasi yang diinginkan.

Media sosial sebagai wadah untuk menaungi masyarakat digital pun menawarkan berbagai tawaran. Mulai dari kepentingan mendapatkan informasi, mengaktualisasi diri sampai pada kepentingan bisnis,  menjadikan masyarakat bermigrasi dari kebiasaan tradisional menuju kebiasaan modern.

Mengacu pada realita tersebut Radio Heartline 100.6 FM, pada hari Selasa (17/01/2017) mengadakan program siaran bincang pagi Heartline Coffee Morning bertajuk: Menakar Kekuatan Social Media di Tahun 2017. Acara tersebut berlangsung pada pukul 08.00 – 09.30 WIB bertempat di Gedung Heartline Center, Villa Permata, Lippo Karawaci - Tangerang.

Untuk urusan bisnis, kalangan profesional juga sangat dimudahkan kinerjanya oleh bantuan media sosial. Hal tersebut senada dengan penuturan dari Claudia Ingkiriwang, seorang Creative Professional, "Perusahaan dapat memanfaatkan jasa para influencer besar di media sosial seperti, tokoh besar, selebritis, youtuber dan celebgram untuk memasarkan produk ataupun jasa. Hal ini lazim dikenal dengan sebutan endorsement.".

Claudia juga memberikan masukan agar akun media sosial dikelola dengan lebih produktif di tahun 2017 ini. Beliau menuturkan bahwa pemilik akun harus lebih kreatif mengelola akun media sosialnya  dalam kepentingan bisnis. Selain itu pengelola juga harus konsisten dalam penulisan konten-konten di dalam akun tersebut.

Sementara itu keuntungan bagi pihak influencer, media sosial  juga memberikan peluang lebih besar dalam menawarkan jasa mereka untuk merepresentasikan barang atau jasa tertentu. Namun yang terpenting, influencer harus jujur dalam menampilkan identitasnya, sehingga dapat mempresentasikan barang atau jasa tersebut dengan baik. Seperti yang disampaikan Dee Ferdinand  dari idaff.com Digital Marketplace. Dee menuturkan bahwa seorang influencer yang baik juga harus memperhatikan hak cipta.

Dee juga menjelaskan bahwa kekuatan media sosial sangat efektif bagi para lulusan atau profesional yang akan memasuki dunia kerja. Beliau menuturkan bahwa pencari dan penyedia lapangan kerja dapat bertemu dalam kepentingan mereka yang sama di media sosial. Penyedia lapangan pekerjaan dapat mencari calon karyawan mereka dari jaringan media sosial yang dikhususkan untuk para profesional seperti linkedin dan dapat menelusuri karakter pelamar dari berbagai akun media sosial pelamar. Hal senada juga disampaikan oleh Djoko Kurniawan sebagai salah satu narasumber, seorang praktisi Senior Business Consultant. Oleh sebab itu Dee menyarankan bagi para pencari kerja agar menciptakan profil akun media sosial mereka secara profesional.

Acara siaran bincang pagi ini terasa begitu hidup dengan adanya pertanyaan-pertanyaan seputar media sosial dari para pengunjung yang bergabung langsung di  program bincang pagi ini, yang dipandu oleh Jose Marwan dan Riama Silitonga.  Ditambah lagi penampilan dari Elshakrist, penyanyi jebolan dari Voice of Indonesia yang turut meramaikan suasana pagi hari itu dengan persembahan beberapa lagu akustik yang apik.


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...