Heartline Network

Siap Merayakan Imlek??? Yuk Intip Makna Pernak-Pernik Khas Imlek?

Masyarakat keturunan Tionghoa sedang bersiap menyambut perayaan tahun baru Imlek. Di Indonesia sendiri, tahun baru Imlek 2568 jatuh pada hari Sabtu tanggal 28 Januari 2017. Perayaan tahun baru Imlek sendiri dimulai dari hari pertama bulan pertama penanggalan Tionghoa dan berakhir pada hari kelima belas bulan pertama (pada saat bulan purnama) atau lebih sering dikenal dengan istilah Cap Go Meh. Di berbagai belahan dunia manapun, masyarakat keturunan Tionghoa selalu semarak mempersiapkan datangnya hari tersebut.

Tahun baru Imlek sendiri sebenarnya merupakan perayaan untuk menyambut musim semi. Musim semi merupakan musim peralihan antara musim dingin ke musim panas. Saat musim semi, tumbuh-tumbuhan kembali mekar, tidak jarang musim ini juga dikenal dengan musim bunga. Musim semi menggambarkan datangnya harapan baru, karena pada musim dingin masyarakat Tionghoa pada masa itu sulit beraktivitas untuk bercocok tanam. Inilah yang menyebabkan masyarakat keturunan Tionghoa begitu bersemangat menyambut tahun baru Imlek.  Serangkaian kegiatan seperti mebersihkan dan menghias rumah dengan berbagai pernak-pernik Imlekpun rutin dilakukan.

Yuk simak makna dibalik pernak-pernik khas imlek!

1. Warna Merah

Warna merah dipercaya melambangkan kebaikan dan kesejahteraan. Oleh sebab itu norma kesusilaan melarang kita menggunakan pakaian berwarna merah saat berkabung, karena warna merah dianggap sebagai warna kebahagiaan yang semarak.

 

2. Warna Emas

Warna emas dan kuning juga kerap mewarnai nuasa tahun baru Imlek. Warna emas atau kuning merupakan warna Kekaisaran Tiongkok, warna ini digunakan untuk pakaian kebesaran kaisar, untuk menghiasi istana, altar, dan juga pada kuil-kuil. Warna kuning menandakan netralitas juga keberuntungan.

 

3. Hiasan Ucapan Selamat

Tahun baru identik dengan harapan baru. Berbagai hiasan tulisan selamat, paling banyak dijumpai menghiasi rumah, toko, kantor, dan pusat-pusat hiburan. Hiasan ucapan selamat melambangkan doa dan harapan bagi setiap orang yang melihatnya.

 

4. Angpao

Angpao adalah amplop yang biasanya berwarna merah dan diisikan uang. Angpao diberikan hanya kepada anak-anak ataupun orang yang belum menikah. Harapannya agar si penerima angpao mendapatkan keberuntungan & nasib yang baik di sepanjang tahun. Tidak ada aturan yang baku dari nilai uang yang diisikan, yang terpenting adalah makna pemberian amplop merah (kantung) kepada si penerima.

 

5. Pohon Mei Hua

Pohon Mei Hua dikenal juga dengan sebutan cherry blossom atau plum blossom. Bunganya berwarna merah muda dan berukuran kecil. Pohon Mei Hua menggambarkan bunga yang bermekaran di musim semi, yang melambangkan merekahnya harapan yang baru.

 

6. Jeruk

Jeruk dalam bahasa mandarin adalah Ju. Dalam nada pengucapan dan penulisannya sangat mirip dengan aksara Ji yang berarti keberuntungan. Sehingga jeruk dapat melambangkan keberuntungan pada tahun baru Imlek.

 

7. Ikan

Kata ikan dalam bahasa mandarin adalah Yu. Kata tersebut memiliki nada pengucapan yang sama dengan kata Yu yang mempunyai arti lebih. Menghias rumah dengan ornamen ikan ataupun memakan ikan, melambangkan rezeki yang berlebih.

 

8. Lampion

Lampion melambangkan penerangan. Ornamen lampion banyak digantung untuk menghiasi perayaan tahun baru Imlek. Lampion diyakini masyarakat keturunan Tionghoa sebagai lambang untuk menerangi masa depan mereka.

 

9. Petasan

Bunyi petasan dianggap dapat mengusir energi negatif dan jahat. Demi alasan keamanan, saat ini masyarakat Tionghoa lebih memilih untuk menghias rumah mereka dengan ornamen petasan saja, namun mereka tetap mempercayai makna bahwa petasan dapat mengusir segala energi negatif danjahat.

 

10. Barongsai

Barongsai melambangkan singa. Singa dipercaya sebagai raja dari hewan-hewan yang melambangkan kekuatan, kegagahan, dan keberanian. Tarian barongsai dengan tabuhan musik yang semarak pada perayaan tahun baru Imlek dipercaya dapat mengusir mahluk halus maupun energi negatif dalam kehidupan. Ornamen gambar ataupun patung singa menggambarkan makna yang sama dengan tarian barongsai. Ornamen ini seringkali dijumpai pada bagian muka bangunan, dipercaya memiliki makna mencegah dan mengusir energi negatif yang hendak masuk ke dalam bangunan.

 

Selamat merayakan tahun baru Imlek !

 

 

 


Artikel Terkait

Ada 2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Puncak arus mudik untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438H sudah dimulai sejak tadi malam, Kamis (23/6). Data di Kementerian Perhubungan mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek per...

Kemenkes Siagakan Ambulans 24 Jam di Jalur Mudik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan fasilitas layanan kesehatan di sejumlah titik jalur mudik selama arus mudik dan arus balik lebaran 2017.

Fasilitas layanan kesehatan itu di...

Kesalehan Sosial

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, bangsa yang terbentuk dari segala keberagaman warga negaranya. Lalu apakah dengan segala keanekaragaman ini, justru menghilangkan keunikan Indonesia itu...

Belasan WNI Terjebak Konflik Marawi Dipulangkan Besok

Kementerian Luar Negeri menyatakan Konsulat Jenderal RI di Kota Davao, Filipina, akan memulangkan 17 warga Indonesia yang sempat terjebak konflik di Marawi, besok.

Konflik yang melibat...

Presiden Teken Pembentukan Badan Pemantapan Pancasila

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan, pembentukan lembaga atau badan pemantapan Pancasila yang sempat digagas pada awal tahun ini sudah ditandatangani Presiden...