Heartline Network

A New Era of Innovation

Agar segala sesuatunya bergerak dinamis, diperlukan inovasi. Apalagi di tengah kemajuan jaman dan persaingan pasar bebas (free market) tentunya. Konsumen mulai bosan dengan maraknya produk dan jasa yang serupa di pasar, pelaku bisnis mulai lesu dengan kompetitor yang beragam, serta tantangan pasar bebas sendiri yang menjadi masalah pelaku bisnis. Produk, jasa, dan perusahaan wajib berinovasi!

Menyoroti paradigma ini, Radio Heartline Tangerang kembali mengadakan talkshow Heartline Coffee Morning pagi tadi, edisi Selasa (28/02/17). Program bincang pagi yang dipandu oleh penyiar senior Radio Heartline Jose Marwan dan Riama Silitonga ini mengangkat tema A New Era of Innovation. Turut mengundang berbagai narasumber yang ahli dibidangnya, diantaranya Andy K Natanael (Vice President Director at PT Sentul City Tbk), Ps. Roy Huwae (Your Work Your Ministry), AM. Lilik Agung (Leadership Trainer at LA Learning), dan Djoko Kurniawan (Founder Service Academy).

Bincang pagi ini dibuka oleh gambaran dari Lilik, yang berusaha menggambarkan perubahan dari era-era yang bergerak secara dinamis. Ia menceritakan jika pada era terdahulu, perusahaan dapat memenangkan pasar, hanya dengan sebatas penilaian dapat memproduksi barang atau jasa paling banyak saja. Setelah era itu, masuk pada satu era yang menuntut kualitas produk yang baik untuk dapat memenangkan pasar, ujarnya. Namun di era ini, atau lebih dikenal dengan era inovasi, Lilik menegaskan bahwa produk dapat memenangkan pasar, hanya apabila produk tersebut dapat diproduksi paling banyak, juga menawarkan kualitas produk yang baik, serta harus dapat menawarkan inovasi yang berbeda.

Selaras dengan itu, Roy menegaskan bahwa, “Inovasi tidak hanya harus menarik saja. Inovasi harus penting dan dibutuhkan oleh orang lain!”. Ia mencontohkan bagaimana pada jaman ini, banyak produk yang berusaha berinovasi, dengan menjadi produk yang ramah lingkungan.

Selanjutnya, Lilik menegaskan bahwa, “Tidak mungkin ada inovasi tanpa kreativitas, dan tidak ada kreativitas tanpa ide”. Lilik berusaha menjelaskan bahwa untuk berinovasi, kita perlu kreativitas yang terbentuk dari kumpulan ide dan imajinasi, yang disertai batasan berupa moral dan etika.

Inovasi juga sangat diperlukan di tempat kerja. Roy menuturkan bahwa, “Ada 2 hambatan dalam melakukan inovasi, yaitu kemalasan dan penolakan”. Ia menjelaskan perlunya kita berusaha untuk bergerak dinamis dengan melakukan inovasi dan berpikiran terbuka, agar dapat mebuat diri lebih berkembang maju.

Di sisi lain, Djoko menekankan bahwa sebuah bisnis dapat dikatakan maju, apabila terdapat kreativitas. Ia menuturkan, “Inovasi itu tentang bagaimana menciptakan produk yang semula tidak ada dan tidak pernah terpikirkan orang, menjadi ada!”. Tambahnya, untuk dapat menciptakan produk yang inovatif, diperlukan metode SAMPER (Adaptation, Modification, Put in another use, Elimination & Reverse).

Jika ditilik dari sisi keagamaan pun, Roy menegaskan, “Manusia tidak dilarang berinovasi, asalkan tidak melanggar perintah Tuhan!”. Ia berpendapat dalam berinovasi, diperlukan batasan-batasan yang jelas, agar tidak kebablasan.

Sebagai penutup perbincangan, Djoko menyatakan bahwa, “Perusahaan yang berinovasi, pasti punya divisi-divisi yang saling berkolaborasi!”. Karena inovasi adalah salah satu solusi untuk mempertahankan keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Untuk itu diperlukan model bisnis yang kompeten agar sebuah perusahaan dapat berinovasi, dan semua itu harus dimulai dari sumber daya manusia yang terlatih, ujarnya.

Program acara bincang pagi ini terasa penuh semangat, dengan kehadiran grup musik Netral. Band beranggotakan 3 personil ini menyuguhkan beberapa lagu yang apik, sepanjang talk show berlangsung.(IL)

 

 


Artikel Terkait

Ada 2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Puncak arus mudik untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438H sudah dimulai sejak tadi malam, Kamis (23/6). Data di Kementerian Perhubungan mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek per...

Kemenkes Siagakan Ambulans 24 Jam di Jalur Mudik

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan fasilitas layanan kesehatan di sejumlah titik jalur mudik selama arus mudik dan arus balik lebaran 2017.

Fasilitas layanan kesehatan itu di...

Kesalehan Sosial

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, bangsa yang terbentuk dari segala keberagaman warga negaranya. Lalu apakah dengan segala keanekaragaman ini, justru menghilangkan keunikan Indonesia itu...

Belasan WNI Terjebak Konflik Marawi Dipulangkan Besok

Kementerian Luar Negeri menyatakan Konsulat Jenderal RI di Kota Davao, Filipina, akan memulangkan 17 warga Indonesia yang sempat terjebak konflik di Marawi, besok.

Konflik yang melibat...

Presiden Teken Pembentukan Badan Pemantapan Pancasila

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyatakan, pembentukan lembaga atau badan pemantapan Pancasila yang sempat digagas pada awal tahun ini sudah ditandatangani Presiden...