Heartline Network

Property Trends: What To Expect in 2017

Properti, kini bukan lagi hanya sekedar menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia. Bila dahulu, kepemilikan akan tempat tinggal, adalah skala prioritas yang harus dipenuhi manusia, saat ini kepemilikan akan properti seolah beralih untuk mengikuti gaya hidup.

Menyoroti fenomena ini, Heartline Radio Tangerang berusaha menyajikan obrolan bincang pagi yang menarik, dengan mempersembahkan Heartline Coffee Morning. Disiarkan pada hari Selasa (07/03/17) pukul 08.00-09.30 WIB, program talk show ini mengangkat tema Property Trends: What To Expect in 2017.

Dipandu oleh penyiar senior Radio Heartline, Jose Marwan dan Riama Silitonga, program morning talk show yang disiarkan langsung dari Heart StudioHeartline Center Lt. 4 ini berusaha menilik property trends yang akan terjadi di sepanjang tahun 2017. Tidak tanggung-tanggung, Heartline Coffee Morning juga mengundang para narasumber yang kompeten di bidangnya untuk membagikan informasi dan ilmu seputar topik yang dibahas, bagi para pendengar. Narasumber yang hadir dalam acara program bincang pagi ini adalah: Ari Kho (Business Owner RE/MAX Champion), Martin (Project Director Lumina City), Samuel Cahyo (Marketing Manager Tombak Intan Development), dan Djoko Kurniawan (Founder Service Academy).

Kini, apartemen bukan lagi sesuatu yang terdengar asing di telinga konsumen. Martin menjelaskan, masyarakat kini cenderung menyukai kepraktisan dalam menjalani hidupnya. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang kini memilih apartemen sebagai pilihan tempat tinggalnya. Menurutnya, pilihan ini didasarkan oleh konsep one stop service place yang coba ditawarkan oleh apartemen, meliputi swimming pool, garden, jogging track, mall, dan fasilitas lainnya dalam satu lokasi.

Sementara, Ari menerangkan jika tren poperti di tahun 2017, masih akan didominasi oleh apartemen dan landed house. Menurutnya, ada kecenderungan pada kalangan muda yang notabenenya menyukai kepraktisan, untuk tetap memilih apartemen sebagai pilihan tempat tinggalnya.

Di sisi lain, Samuel memberikan tips dalam membeli properti, “Dalam berinvestasi properti, jangan hanya melihat kondisi saat ini! Tapi lihatlah prospek kedepannya juga”. Ia menuturkan, seringkali dalam jangka waktu ke depan, pembangunan lingkungan sekitar yang begitu cepat juga akan meningkatkan nilai properti anda berkali-kali lipat.

Menyoroti bisnis properti dari sudut pandang service, Djoko yang merupakan pakar di bidang service menegaskan, agar para pengembang maupun property agent dapat membuktikan janji yang diberikan kepada customer. Oleh sebab itu, Beliau menjelaskan pentingnya untuk tidak menambahkan atau mengurangi janji yang ditawarkan kepada customer.

Lebih lanjut, dalam menghadapi tantangan bisnis properti di tahun 2017 yang dinilai akan lesu, Ari tetap menyambut positif dukungan kebijakan dari pemerintah Indonesia. Beliau menuturkan dengan optimis, “Bisnis properti tidak akan mati! Karena setiap manusia pasti butuh tempat tinggal”.

Senada dengan itu, bagi para developer dan property agent dalam menghadapi tantangan bisnis properti di tahun 2017, Djoko menekankan pentingnya membuat dan mencari unit selling proposition dari suatu properti. Hal ini penting, karena menurutnya fasilitas properti yang biasa yang ditawarkan kepada customer, sudah lazim dan membosankan.

Menutup obrolan, Martin menghimbau agar masyarakat tidak menunda dalam berinvestasi properti. Menurutnya, selagi tanah masih mudah untuk dijumpai, mulailah untuk berinvestasi. Karena suatu saat tanah akan habis, sehingga harga properti akan semakin mahal untuk dijangkau.

Program bincang pagi ini terasa begitu hidup dengan penampilan spesial dari grup musik Kandara. Grup musik yang beranggotakan 6 musisi muda berbakat Indonesia ini membawakan beberapa lagu yang sangat catchy untuk didengarkan, mengiringi talk show pagi itu. (IL)

 

Ayo, jangan ragu berinvestasi properti mulai dari sekarang!

 


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...