Heartline Network

How The Millenial Generation Works?

Bicara tentang perkembangan jaman dan teknologi, sudah pasti akan menghasilkan generasi-generasi milenial. Generasi yang dinilai cakap dan mumpuni menghadapi perkembangan jaman, karena menguasai berbagai teknologi terkini.

Melihat fenomena yang menarik ini, Radio Heartline Tangerang kembali mengadakan program bincang pagi dengan tajuk Heartline Coffee Morning, yang mengangkat topik How The Millenial Generation Works? Menariknya, selain dipandu oleh penyiar senior Radio Heartline Jose Marwan dan Riama Silitonga, kali ini juga ditemani penyiar muda berbakat yang cantik, Elshakrist.

Berbagai narasumber yang ahli di bidangnya juga hadir menemani pendengar setia Heartline Coffee Morning edisi Selasa (14/03/17) dari pukul 08.00 – 09.30 WIB, diantaranya: Mahendra K. Datu, Ph.D (Director of Anantara Resource), AM. Lilik Agung (Leadership Trainer of LA Learning), Sando Sutarna (Dua Sisi Sando), dan Djoko Kurniawan (Founder Service Academy).

Tidak dapat dipungkiri, setiap proses transisi dari generasi satu ke generasi lain pasti menghasilkan jarak pemisah (gap). Namun, Sando menilai wajar apabila terjadi turbulence gap, karena menurutnya setiap generasi punya 2 sisi yang berbeda. Ia menyatakan bahwa semua tergantung bagaimana masyarakat melihat dari perspektif apa dan bagaimana menyikapi pergantian generasi itu.

Dari sumber literatur yang dibacanya, Sando membagikan informasi bahwa, pada tahun 2020 akan terjadi turbulence gap di dunia kerja. Menurutnya, dunia kerja akan diisi oleh kumpulan 4 generasi yang berbeda. “Kalau kita tidak bisa mengikuti, akan tertinggal”, ujarnya. Senada dengan opini Sando, Mahendra mengatakan, oleh sebab itu cara kerja generasi milenial harus didukung.

Lalu apakah yang menjadi karakter atau kekuatan dari generasi milenial ini? Djoko, sebagai pakar di bidang service menggambarkan bahwa, karakter generasi milenial diisi oleh pribadi-pribadi yang membutuhkan kebebasan (freedom) dalam berekspresi, mengandalkan teknologi gawai (gadget), serta tidak menyukai cara kerja satu arah dalam hal apapun.

Di sisi lain, Lilik menambahkan bahwa generasi ini memiliki kekuatan dalam hal kecepatan, jaringan, dan pengetahuan. Namun, Lilik menegaskan, agar generasi lama dan baru janganlah saling meniadakan, melainkan saling melengkapi.

Membahas tentang dampak buruk yang dihasilkan olrh generasi milenial ini, Mahendra mengungkapkan dengan gamblang bahwa, di masa depan akan tercipta museum profesi. Beliau menggambarkan bahwa, dengan perkembangan teknologi yang merubah jaman, tidak mengherankan bahwa di masa depan akan banyak profesi pekerjaan yang dapat dikerjakan oleh sistem, bukan manusia lagi.

Dari sisi yang berbeda, Sando melihat bahwa, amat disayangkan karena generasi milenial di Indonesia tidak dipersiapkan. Menurutnya, tanggung jawab ini haruslah diemban oleh semua pihak, karena jika dibiarkan, lama-kelamaan generasi ini akan bobrok. Oleh sebab itu, Djoko menambahkan, agar generasi milenial juga harus diperlengkapai dengan pendidikan moral.

Untuk menghadapi jurang pemisah (gap) antar generasi, Djoko menekankan, agar generasi terdahulu dan generasi yang baru harus sepakat bertemu dalam suatu titik dan bersama-sama beriringan dalam menjalani tuntutan jaman.

Diakhir perbincangan, Djoko memberikan masukan untuk para generasi milenial, agar tetap kreatif dan inovatif, tanpa melupakan nilai-nilai kesopanan dan adat ketimuran. Senada dengan masukan tersebut, Mahendra berpesan agar, generasi milenial tetap berkarya dan berkembang tanpa jumawa meninggalkan generasi terdahulu. Beliau menekankan, pentingnya saling mengisi antar lintas generasi, agar seirama menghadapi tuntutan jaman.

Sebagai penutup, Lilik menegaskan, “Dunia nyata jauh lebih berpengaruh dibandingkan dengan dunia maya. Tetaplah berpijak di dunia nyata, sambil melakoni dunia maya!”.

Program obrolan pagi ini terasa begitu hidup dengan persembahan musik spesial dari SINJO Band. Langsung dari Heart Studio – Gd. Heartline Center Lt. 4, band yang berasal dari Pemalang dan beranggotakan 3 personil ini, berhasil menghibur semua pendengar dengan beberapa lagu yang asik untuk dinikmati. (IL)

 

 


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...