Heartline Network

Bencana Longsor di Ponorogo, Pemda Tetapkan 14 Hari Status Tanggap Darurat

Peristiwa bencana longsor yang terjadi di Ponorogo, Jawa Timur, pada hari Sabtu (01/04/17) lalu mengakibatkan 2 orang korban tewas, 1 orang luka berat, 19 orang luka ringan, dan sedikitnya 26 orang masih dalam pencarian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menerjunkan 1.655 personil tim SAR gabungan dalam mencari korban di lokasi bencana. Personel gabungan tersebut, terdiri dari aparat kepolisian hingga Badan SAR Nasional (BASARNAS).

"TNI 200 personel, Polri 160 personel, BPBD 200 personel, Basarnas 45 personel, Tagana 100 personel, SKPD Ponorogo 600 personel dan Relawan 350 personel," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Minggu (2/4/2017).

Beliau mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan sejumlah alat berat dan peralatan lainnya untuk mencari korban di lokasi diantaranya, mobil dapur umum, ambulans, tenda, ekskavator, genset dan truk tangki.

Tujuh alat berat sudah di lokasi, kebutuhan mendesak peralatan evakuasi perorangan seperti sekop, jas hujan, sepatu karet dan lainnya. Selain itu, pemakanan dan air bersih juga dibutuhkan di lokasi," ujarnya.

Sutopo juga menjelaskan kendala yang dihadapi timnya saat ini diantaranya, “Tidak ada sinyal HP dan radio. Banyak kendaraan dan orang menuju ingin melihat lokasi, jadi macet".

Sementara itu, ditemui di kesempatan yang berbeda, Pemda Ponorogo pun telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari pada bencana longsor di Ponorogo ini.

“Jadi selama dua minggu ini kita melakukan upaya secara maksimal untuk tanggap daruratnya," jelas kepala BNPB, Willem Rampangilei, saat menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk penanganan darurat bencana tanah longsor di Desa Banaran, Ponorogo, Minggu (2/4/2017) lalu.

 

(Sumber : detik.com)

(Sumber Foto: BNPB)

 

 


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...