Heartline Network

Ketika Bayar Tol Tak Lagi Tunai, Kemana Perginya Petugas Tol?

Untuk Anda pengendara kendaraan roda empat, yang sering melewati jalan bebas hambatan atau yang dikenal dengan jalan tol, bersiaplah! Pasalnya, mulai Oktober 2017 mendatang, pembayaran tol tidak lagi melayani transaksi tunai. Semua pembayaran harus menggunakan uang elektronik.

Jika tidak ada lagi opsi pembayaran tunai, lantas kemana perginya petugas tol yang selama ini melayani? Herry Trisaputra Zuna selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), memastikan bahwa sehubungan dengan hal ini, tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawannya. Beliau mengatakan, meski nantinya akan ada pengurangan petugas di gerbang tol, petugas lainnya akan mendapatkan tugas baru dalam upaya pengoptimalan pelayanan jalan tol.

"Untuk penggantian ke non tunai itu tidak ada PHK. Nanti urusan tenaga kerjanya diatur oleh BUJT-nya, bagaimana mekanisme pengalihan. Dengan uang elektronik tadi, bukan berarti tidak ada orang di gerbang yang melayani. Tetap ada orang yang akan melayani, tapi memang jumlahnya berkurang," ujar Herry.

Lebih lanjut Herry menjelaskan, Kementerian PUPR sebagai regulator juga telah mengarahkan kepada setiap Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) agar membuat perencanaan sumber daya manusia (SDM), sehingga kelak petugas mendapatkan penugasan baru yang lebih baik.

“Jadi nanti masih ada orang di situ (gerbang tol) untuk bantu transaksinya, bantu nempel, ngecek dan lainnya. Tapi bukan untuk mengembalikan uang kembalian. Jadi tugasnya untuk membantu kelancaran transaksi di sana," lengkapnya.

“Yang lain akan dioptimumkan di bisnis jalan tol. Operasi kan tidak hanya di gerbang. Ada juga di ruas jalan, kapan ada respond time, kejadian 30 menit harus ada di lokasi, pelayanan yang belum tersentuh jadi bisa lebih tingkatkan pelayanannya. Jadi tidak serta merta akan di-PHK. Jadi lebih baik pelayanannya, karena kita enggak hanya fokus di gardu," ungkapnya.

Tidak dapat dipungkiri, kemacetan yang biasa terjadi pada gerbang tol disebabkan oleh pembayaran yang masih menggunakan opsi tunai. Hal inilah, yang menyebabkan pemerintah menggalakkan kebijakan transaksi non tunai di seluruh gerbang tol. Tidak perlu khawatir, kelak seluruh kartu dari bank manapun akan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran pada gerbang tol yang ada.

(Sumber: detik.com)


Artikel Terkait

Presiden Jokowi dan Wapres JK Kompak Kenakan Pakaian Adat Saat Sidang Tahunan MPR

Ada penampilan yang unik dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, pada sidang tahunan MPR. Pasalnya, kedua figur pemimpin negara Indonesia ini, kompak menge...

Ironi Kelangkaan Garam Nasional

Terjadi kelangkaan pasokan garam di sejumlah pelosok tanah air. Salah satu penyebabnya dinilai karena anomali cuaca yang buruk akibat tingginya curah hujan, padahal seharusnya Indonesia sudah masuk...

Otoritas Keamanan Australia Sukses Gagalkan Teror Bom Pesawat

Otoritas keamanan Australia telah suskes menggagalkan rencana teror untuk meledakan sebuah pesawat komersial dengan menggunakan bom rakitan dan gas beracun. Bom tersebut diketahui telah dirakit men...

Waduh, Utang Pemerintah RI Naik Lagi!

Utang pemerintah Indonesia per akhir Juni 2017 tercatat mencapai Rp 3.706,53 triliun. Jika dibandingkan pada bulan Mei 2017, angka ini terbilang naik 34,19 triliun.

Sebagian besar utang pem...

E-mail Presiden Jokowi Dicatut

Tindak kriminalistas nampaknya tak pernah absen di dunia. Tidak pandang bulu, tindak kriminalitas dapat memburu dan menimpa siapa saja.

Kali ini bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Wido...