Perlu Profesionalitas dan Komitmen dalam Bisnis

Written by on November 30, 2017

Biasanya seseorang memulai sebuah bisnis startup berdasarkan kemampuan dan minat mereka. Namun, tidak sedikit orang juga yang membuat sebuah bisnis dengan alasan rasa bosan dengan pekerjaan yang sedang ditekuni ataupun karena pengalaman rasa kecewa terhadap suatu hal.

Pada kesempatan kali ini, Startup Channel mengundang dua narasumber yang memulai bisnisnya dari beberapa pengalaman sebelumnya. Ada Aldrian Suherman, Founder Illegalization Taste (Indomie Cake) dan Andhika Wijaya Kurniawan, Founder awksporty.com.

Aldrian pertama-tama menjelaskan bahwa pemilihan nama Illegalization Taste sendiri tersusun dari tiga kata, yaitu illegal yang berarti tidak boleh, nation yang berarti individu yang berkelompok, dan taste yang berarti rasa. Dari nama ini, Aldrian mengharapkan dapat membuat makanan yang berkelompok, menjadi suatu yang baru dan kreasi baru dari makanan yang berbeda.

Bisnis kue yang terbuat dari mie instan ini berawal dari rasa lelah yang dirasakan selama Aldrian bekerja di hotel. Namun, untuk membuka sebuah restoran sendiri, perlu modal yang besar. Bahkan untuk membuka sebuah bisnis makanan online, mengikuti yang sedang nge-trend, nanti ada masa habisnya. Aldrian berusaha membuat makanan yang mudah, disukai banyak orang di Indonesia, tapi tetap kreatif.

Munculah ide membuat kue dari mie instan saat kakaknya meminta untuk dibuatkan kue yang tidak manis. Dari sana, setelah kue tersebut jadi, mereka mengunggah di media sosial. Tanpa disangka, respon masyarakat positif dan banyak, akhirnya meminta untuk dibuatkan kue seperti itu.

Meski diawali dari ide sejenak yang tidak sengaja dicoba, akhirnya apa yang dilakukan Aldrian berubah menjadi sebuah bisnis kuliner yang terus berjalan. Aldrian juga berkomitmen agar kedepannya ia akan membuat inovasi baru lagi.

Jika Aldrian memulai dengan ide tak disengaja, lain halnya dengan Andhika yang memulai bisnisnya dari rasa kecewa terhadap suatu hal. Andhika yang gemar dengan sepatu sport, ingin membeli sebuah sepatu sport ternama, namun harganya mahal.

Sepatu sport ternamabiasanya dipatok dengan harga cukup mahal, terutama yang original. Alhasil pada akhirnya Andhika bisa menemukan harga murah yang sesuai dengan kelayakan sepatu sport tersebut. Dia memulai bisnis ini hanya dengan bermodalkan gambar sepatu yang dia miliki. “Kalau ada yang pesan ya syukur, kalau tidak ada ya tinggal tutup,” jelas Andhika.

Ternyata Andhika mendapat pembeli dan langsung mengimpor pesanan tersebut. Awksporty sendiri bisa bertahan karena harga sepatu originalnya yang lebih murah dibanding yang lain. Sisanya hanya sebuah keberuntungan. Untuk ke depannya, awksporty akan membuat aplikasi yang akan membantu transaksi jual-beli lebih mudah.

Djoko Kurniawan selaku Senior Business Consultant, mengatakan bahwa sebuah totalitas akan menghasilkan sesuatu yang dahsyat. Jika kita menekuni sebuah bisnis dengan sepenuh hati dan jiwa, bisnis tersebut lambat laun akan terus naik. Saat berbisnis, roh kita juga perlu masuk ke dalamnya. Tidak hanya iseng membuat sebuah bisnis startup.

Dengan profesionalitas dan komitmen yang baik, sebuah bisnis startup tentu dapat berjalan dengan baik. Meskipun ada masalah yang akan menerpa, tetapi dengan mendalami bisnis tersebut secara langsung kita akan segera menyelesaikan bisnis tersebut tanpa ragu.

Mari bergabung bersama Radio Heartline Tangerang dalam siaran langsung program talkshow “Startup Channel” di Koze Cafe (Ruko Medrisio 1 Blok D No.7, Gading Serpong, Tangerang) setiap hari Senin, pukul 08.00-09.30 WIB. Anda juga bisa mendengarkan secara live streaming melalui frekuensi Radio Heartline Tangerang 100.6 FM atau streaming di www.heartline.co.id.


Continue reading

Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST