Promosi Mudah Lewat Digital Startup

Written by on December 5, 2017

Kegiatan sehari-hari sekarang terasa semakin mudah dijalani, akibat dari semakin bermunculannya bisnis startup berbasis digital. Bisnis startup ini kebanyakan muncul sebagai solusi dari masalah-masalah kecil yang cukup mengganggu kegiatan kita, misalnya saja untuk mempromosikan brand atau mencari sebuah label musik.

Disiarkan dari Koze Café Gading Serpong, program siaran Startup Channel kembali menghadirkan para pebisnis startup yang handal. Pada kesempatan 04 Desember 2017, Radio Heartline Tangerang menghadirkan Andrew Tanyono selaku CEO PTLintas Promosi GlobalPromogo.id dan Teguh Sanjaya selaku CEO & Founder Me-Lody. Kedua narasumber ini membagikan ilmu bagaimana bisnis mereka dapat muncul menjadi sebuah solusi bagi orang lain.

Promogo.id sendiri, merupakan sebuah bisnis yang menawarkan pemasangan iklan di mobil yang bergerak. Terkadang, kita kesulitan untuk mempromosikan brand yang dimiliki. Juga perlu membayar biaya yang cukup besar untuk dapat mempromosikan brand hingga ke berbagai daerah. Promogo.id sendiri telah memberikan solusi untuk masalah seperti itu.

Nama Promogo.id sendiri, berasal dari sebuah frasa ”promo on the go” yang dapat diartikan juga sebagai promosi berjalan. Promosi berjalan dianggap lebih efektif untuk melakukan branding suatu produk. Dengan memasang iklan di mobil, yang dapat bergerak ke mana saja, akan semakin banyak orang yang melihat brand yang dipromosikan. Di jalanan Jakarta yang ramai kendaraan, adanya iklan di sebuah mobil akan menarik perhatian orang-orang di sekitarnya.

Andrew juga mengatakan bahwa, mobil dengan stiker biasanya dianggap sebagai mobil perusahaan. Namun, sekarang sudah banyak mobil pribadi yang dipasangkan sticker sebagai bentuk lain promosi sebuah brand. Promogo.id sebagian besar telah bekerjasama dengan pengemudi transportasi on-line. Dengan menggunakan mobil transportasi on-line, yang bisa bergerak ke berbagai tempat dalam satu hari, akan sangat membantu mempromosikan brand tertentu.

Bedanya Promogo.id dengan jenis promosi lain adalah client tidak akan mengalami kesulitan dengan segala urusan pemasangan iklan. Client tidak lagi disulitkan dengan biaya pemasangan stiker, tracker, bahkan pajak reklame berjalan, karena semua diatur oleh Promogo.id. Bagi client yang kesulitan mendesain iklan produk mereka, Promogo.id juga dapat membantu dalam hal tersebut.

Tidak hanya mobil, Promogo.id juga dapat memasangkan iklan di kendaraan roda dua dan bus. Client hanya perlu membayar berdasarkan kilometer dan Promogo.id menjamin bahwa 1.800 KM dapat ditempuh dalam satu bulan untuk di area Jabodetabek. Untuk di luar Jabodetabek, Promogo.id  menjamin 1.000 KM jarak tempuh dalam kurun waktu satu bulan.

Jika Promogo.id membantu mempromosikan sebuah brand, lain halnya dengan Me-Lody membantu mempromosikan talent yang ada ke label musik. Me-Lody merupakan sebuah aplikasi, yang dibuat oleh Teguh, agar dapt mempertemukan para talent dengan label musik. Ide membuat aplikasi Me-Lody ini muncul dari kegalauan Teguh dan beberapa teman penggiat musik di Indonesia mengenai sulitnya mencari talent bagi para label musik dan sebaliknya.

Teguh sempat bercerita mengenai observasinya terhadap beberapa ajang pertunjukkan bakat di Indonesia. Demi menunjukkan bakat, mereka harus bersaing dengan ribuan orang untuk melakukan audisi. Mereka kemudian perlu mengantre panjang untuk melakukan regristasi, hingga akhirnya dapat melakukan audisi. Penampilan mereka yang sudah dipoles dengan baik pun, mau tidak mau menjadi berantakan akibat antrean panjang tersebut.

Melihat hal ini, Teguh pun ingin membantu orang-orang yang ingin bakatnya dilihat dan menjadi terkenal, agar dapat dipantau oleh label musik. Hingga saat ini, sudah terdapat 15 label musik yang bergabung dan 4 label musik yang memantau talent lewat aplikasi Me-Lody. Awalnya tidak mudah untuk meyakinkan label musik untuk bekerjasama dengan Me-Lody.

Untuk memantau sekian banyak talent yang mengunggah bakatnya di aplikasi Me-Lody, perlu waktu yang tidak sedikit dan label musik tidak mungkin hanya bekerja mencari talent. Aplikasi Me-Lody akan memberikan notifikasi per bulannya mengenai talent yang mengunggah bakatnya di Me-Lody. Akan ada top 10 songs yang sering di-cover dan beberapa notifikasi lainnya yang dapat memudahkan label musik memantau talent.

Untuk saat ini, Teguh masih memfokuskan dirinya pada aplikasi Me-Lody yang dikelolanya. Tidak hanya para penyanyi, pemain musik seperti gitaris, bassist, drummer juga dapat mengunggah bakatnya dan dapat dipantau oleh label musik. Rencana kedepannya akan segera di-launching Me-Cipta, sebuah aplikasi serupa yang dikhususkan bagi para composer atau pencipta lagu yang ingin karyanya didengar oleh label musik.

Kedepannya, Teguh berkeinginan untuk memunculkan Me-Lawak, Me-Nari, Me-RubahRupa, dan jenis bakat lainnya untuk memudahkan para talent untuk menjadi terkenal dan dilirik para agensi untuk menemukan bibit talent yang bagus yang dapat dipromosikan.

Di penghujung akhir program, Andrew dan Teguh berbagi sedikit tips bagi masyarakat  yang ingin memulai sebuah bisnis baru. Andrew mengatakan agar tidak boleh takut gagal dalam mencoba.

Good decision creates good result. Bad decision creates good story” menjadi pepatah yang diyakini Andrew dalam mencoba memulai bisnis.

Teguh juga mengatakan bahwa setiap orang memiliki waktu sukses yang berbeda-beda. Untuk mencapai kesuksesan, perlu adanya proses dan tentunya proses tersebut tidaklah mudah. Namun, jangan juga khawatir sebelum melewati proses tersebut. Ia mengatakan bahwa sukses akan jauh dari orang yang terlalu khawatir.

 

Yuk simak ilmu lainnya dalam program STARTUP CHANNEL mendatang!

Setiap hari Senin, pukul 08.00 – 09.30 WIB

Live from KOZE CAFE Gading Serpong

 

Only on 100.6 Heartline Radio!

Live streaming www.heartline.co.id

Apps: Hearline – Karawaci

Soundcloud: Heartline Network

Youtube: Heartline Karawaci


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Continue reading

Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST