Rahasia di Balik Bisnis Spa

Written by on December 5, 2017

Menuju penghujung tahun, berarti waktunya menikmati liburan. Liburan akhir tahun, pastilah sangat nyaman jika dihabiskan untuk  memanjakan diri, seperti halnya melakukan spa. Namun, spa terkadang memiliki konotasi negatif di telinga masyarakat Indonesia. Tetapi, masih banyak juga tempat spa yang memang betul-betul memberikan rasa nyaman dan relaksasi tubuh bagi pelanggannya dengan cara yang baik dan benar.

Program Inspiration with Djoko Kurniawan, kali ini membahas bagaimana Santi Lim, Owner Eska Wellness Spa, dalam membangun sebuah bisnis spa. Bersama Djoko Kurniawan selaku Senior Business Cosultant, kita membahas bagaimana cara membangun sebuah bisnis jasa dengan nilai yang baik.

Santi mengatakan bahwa dirinya mengawali bisnis ini karena passion-nya di bidang spa. Ia mengungkapkan bahwa, dengan melakukan spa, dapat membuat tubuh rileks, tenang, dan berkhasiat menghilangkan stress. Selain itu, spa juga bisa melancarkan peredaran darah dan bisa menyembuhkan beberapa penyakit dengan aroma terapi yang disajikan, seperti penyakit sulit tidur. Oleh karena Santi mengalami hal-hal positif ini saat menikmati layanan spa, akhirnya Beliau membangunt bisnis spa yang hingga kini Ia geluti.

Saat ditanya mengenai tantangan yang dialami, Santi menjawab bahwa tantangan yang paling sulit baginya adalah sumber daya manusia. Karena spa memiliki konotasi negatif, Santi harus dapat memberikan brand image yang bersih, untuk keluarga, dan untuk kesehatan. Kalau membangun sebuah bisnis yang halal, yang bersih dan bagus, nantinya bisnis tersebut akan lebih maju, lebih sukses, akunya.

Santi, tentunya pernah merasa gagal dalam membangun bisnis ini. Namun, dari kegagalan itu Ia belajar untuk memperbaiki hal yang kurang. Konsep pelayanan juga sangat diperhatikan oleh Santi. Dia memiliki motto “serve with love, patience, and professionalism”. Lebih jauh, Ia menekankan untuk memberikan pelayanan dengan kasih, kesabaran, dan dengan cara yang profesional.

Djoko berpendapat bahwa, bisnis jasa murni haruslah mengutamakan pelayanan. Ketika pelayanan diberikan, Djoko berpesan agar pelanggan harus merasa nyaman sejak pertama dia menginjakkan kaki di toko tersebut. Namun, pelayanan seperti itu tidaklah cukup. Harus ditambah dengan profesionalitas. Karena itu, perlu ada kurikulum yang ditetapkan untuk membentuk karyawan dengan pelayanan & kredibilitas yang sama. Serta yang terpenting dalam kurikulum tersebut adalah unsur etika kerja yang ditetapkan, ujar Djoko.

Bisnis Spa yang dimiliki Santi juga memiliki SOP atau standarisasi yang kuat, untuk selalu mencetak terapis dan karyawan yang terbaik. Santi juga selalu memotivasi dengan memberikan briefing setiap hari kepada seluruh karyawannya. Selain itu, training juga terus diberikan, seperti character building dan customer service excellent. Santi juga mengatakan bahwa Eska sendiri memiliki quality control. Dalam bisnis yang bergerak di bidang jasa, quality control sangat dibutuhkan, agar kualitas tetap terjaga meski terdapat pergantian terapis atau karyawan.

 

Simak selalu program Inspiration with Djoko Kurniawan

Setiap Rabu, pukul 16.00-16.30 WIB.

 

Hanya di 100,6 Heartline Fm

Live streaming: www.heartline.co.id

Apps: Heartline-Karawaci

Soundcloud: Heartline Network


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST