Anak Usia Sekolah Sumbang 8.87% dari Total Kasus Covid-19 di Indonesia

Written by on January 7, 2021

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyatakan bahwa anak usia sekolah menyumbang 8.87% kasus positif dari total kasus Covid-19 di Indonesia. Anak usia Sekolah Dasar (SD) menjadi penyumbang terbesar, yaitu 29.8%, sedangkan usia SMA di posisi kedua sebanyak 23.17%.

Bila dilihat dari trennya, terjadi peningkatan kasus konfirmasi pada setiap penggolongan umur, bahkan pada 3 golongan umur, yaitu setara PAUD, TK dan SD, kenaikannya di atas 50% hanya dalam kurun waktu 1 bulan,” papar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito dalam siaran langsung Konferensi Pers di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jakarta (07/01).

Dari persebaran kasusnya, menurut Prof. Wiku, diketahui bahwa DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Banten, konsisten menempati urutan 10 besar daerah dengan konfirmasi kasus tertinggi pada rentang usia sekolah. DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah, konsisten menempati urutan 4 teratas pada seluruh penggolongan umur rentang usia sekolah.

Lebih lanjut Prof. Wiku menyampaikan bahwa Jawa Timur menempati urutan teratas dengan angka kematian tertinggi karena Covid-19 di rentang usia sekolah, pada rentang usia 3-18 tahun. Sementara, untuk rentang usia 0-2 tahun, Sulawesi Utara menyumbang kasus kematian tertinggi karena Covid-19. Daerah lain yang termasuk ke dalam penyumbang angka kematian tertinggi pada rentang usia sekolah antara lain Riau, Kepulauan Riau, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Aceh.

Prof. Wiku menegaskan bahwa data dan fakta seputar kasus Covid-19 di rentang usia sekolah tersebut selayaknya dijadikan bahan pertimbangan utama sebelum mengeluarkan ijin pembelajaran tatap muka.


Current track

Title

Artist