Apakah Kehilangan Cairan Tubuh Fatal?

Written by on May 3, 2019

Kehilangan cairan tubuh atau yang dikenal sebagai dehidrasi sering sekali terjadi tanpa kita sadari. Secara medis, dehidrasi merupakan suatu kondisi ketika tubuh kita kehilangan lebih banyak cairan daripada yang didapatkan sehingga terjadi ketidakseimbangan zat – zat di dalam tubuh kita. Kandungan air di dalam tubuh manusia lebih dari 60% total berat badan dan fungsinya adalah untuk menjaga dan membantu tubuh kita menjalani semua sistem dengan lancar. Air adalah komponen yang sangat penting dalam tubuh kita, jika ada masalah, sistem tubuh tidak akan jalan dengan lancar.

Dehidrasi sering dianggap sebagai hal sepele dan sesuatu yang tidak harus dikhawatirkan. Namun, kita harus tahu bahwa jika dehidrasi tidak ditangani akan mengakibatkan kegangguan pada fungsi tubuh sehingga menjadi hal yang fatal. Beberapa gejala dari dehidrasi ringan adalah merasa haus, lelah, frekuensi buang air kecil menjadi lebih jarang, mulut dan kulit kering. Yang harus diawasi adalah warna dan bau urin, ketika dehidrasi, warna urin akan menjadi gelap dan berbau pekat. Dehidrasi berat ketika seseorang menunjukan gejala seperti mata tampak cekung, tidak buang air kecil selama 8 jam, denyut jantung cepat dan penurunan kesadaran. Jika masih belum ditangani gejala dapat menjadi lebih buruk seperti kejang, dan bahkan kematian.

Penyebab dari dehidrasi ada banyak, salah satunya adalah kurangnya minum air putih, keringat berlebihan, berolahraga di area yang panas dan lembab, dan sedang mengalami muntah – muntah dan diare. Jika anda sedang merasa gejala – gejala dehidrasi yang sudah disebut, minumlah banyak cairan seperti air putih, jus buah atau minum isotonik. Minum – minuman tersebut, terutama minuman istonik dapat membantu rehidrasi tubuh. Dehidrasi harus segera ditangani sebelum menjadi fatal, jadi banyak – banyaklah minum air putih!

CIMSA

Empowering Medical Students


Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST