BPK Penabur Menanggapi Inovasi Baru

Written by on July 1, 2020

Wabah virus Corona atau bisa disebut dengan Covid-19 saat ini sedang menjadi pandemi yang tidak hanya dirasakan di Indonesia saja, tetapi seluruh dunia. Pandemi tidak hanya memiliki sisi buruk, tetapi ada banyak hal positif yang bisa kita alami.  

 

Memasuki era “New Normal” tentu saja menjadi pembelajaran baru bagi masyarakat dari berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan. Salah satu bentuk pembelajaran itu adalah keharusan menerapkan sistem pembelajaran secara daring atau online. Apalagi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim telah memutuskan bahwa Tahun Ajaran 2020/2021 di bulan Juli dari jenjang TK sampai perguruan tinggi tetap menjalankan pendidikan jarak jauh hingga pandemi Covid-19 dinyatakan selesai oleh pemerintah.  

Untuk itu, BPK Penabur telah mempersiapkan infrastruktur pelatihan selama 10 hari yang diikuti oleh seluruh guru-guru dengan menyiapkan 17 modul pembelajaran. Pelatihan ini digunakan sebagai bekal kesiapan guru serta memberikan pengetahuan baru dalam mengajar dengan cara yang agak berbeda dibandingkan tatap muka secara langsung. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Yayasan BPK Penabur Adri Lazuardi dalam Special Talkshow di Radio Heartline FM100.6 Tangerang.

Lebih lanjut, Adri menjelaskan bahwa kemampuan digital merupakan hal yang sangat penting di dunia pendidikan saat ini dan di masa mendatang. Pandemi Covid-19, menurut Adri Lazuardi, telah mempercepat laju perubahan dari konvensional menjadi serba digital.

Pembelajaran secara daring bukan sesuatu yang membosankan. Guru bisa mempelajari materi yang sudah ada di berbagai platform yang menyediakan materi dari berbagai tingkatan. Kemudian hal tersebut bisa dikembangkan kembali oleh guru-guru agar lebih kreatif dan menarik.

Misalnya dengan menyiapkan multimedia interaktif atau perangkat yang memang mendukung pembelajaran. Guru menjelaskan 15-20 menit pertama, lalu guru memberikan tugas untuk murid yang harus dikerjakan secara individu atau berkelompok. Tugas yang diberikan bisa berupa permainan yang pada akhirnya murid bisa mendapatkan penghargaan atau nilai tambahan.

Adanya multimedia interaktif bisa membangun kedekatan tidak hanya antar murid, melainkan murid ke guru yang mengajar saat itu. Yenni Djajalaksana selaku Dosen Program Studi Sistem Informasi Universitas Kristen Maranatha Bandung mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh bukan sesuatu yang harus ditakuti, tetapi harus dipersiapkan dengan sikap yang inovatif dan kreatif.

Sementara itu, praktisi pendidikan Indra Charismiadji menjelaskan ada lima transformasi yang dialami dunia pendidikan. Pertama, inovator (2,5%) yang tidak perlu melakukan pelatihan. Tetapi ketika ada perubahan bisa mengikuti walaupun tidak berdampak banyak. Kedua, pengadopsi awal (13,5%) merupakan seseorang yang tidak bisa berjalan tanpa ada simulasi. Ketiga, mayoritas awal (34%) bersifat pragmatis yang mau berubah jika ada yang mempengaruhi. Keempat, mayoritas lambat (34%) harus melihat keadaan dulu, baru bisa berjalan. Yang terakhir, sebanyak (16%) orang yang sangat lambat terhadap perubahan yag ada.

Pelajaran bisa kita dapatkan di mana saja dan kapan saja. Hanya saja cara dan kerjanya yang berbeda. Pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang bagi kita semua untuk terus berusaha memberikan yang terbaik sesuai dengan bidangnya masing-masing. BPK Penabur telah sedemikian baik menjalankan proses belajar mengajar secara daring selama masa pandemi Covid-19. BPK Penabur pun siap menjalani masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di dunia pendidikan nasional, yaitu pembelajaran secara daring. (Grace Priskila)

 


Current track

Title

Artist