Gangguan Kecemasan atau Anxiety Disorder

Written by on October 16, 2019

Apa itu Anxiety?

Kecemasan atau anxiety adalah perasaan yang semua orang miliki. Kecemasan adalah kegugupan yang berlebihan, khawatir irasional, kegelisahan dan mudah takut atau tidak merasa nyaman. Perasaan-perasaan tersebut disebabkan oleh berbagai hal, bisa dari pengalaman hidup, stres, dan tekanan. Maka anxiety paling sering terjadi pada saat situasi atau peristiwa yang bermakna besar dan berat. Pria memiliki faktor risiko yang lebih tinggi untuk mengalami hal ini dikarenakan stigma negatif yang mempersulit untuk mencari bantuan.

Bagaimana dengan Gangguan Kecemasan dan Anxiety Attack?

Anxiety atau kecemasan bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan, tetapi menurut Diagnostic and Statistical anual of Mental Disorders (DSM-5), sudah dianggap sebagai sebuah gangguan atau biasa disebut anxiety disorder ketika perasaan gelisah, takut dan cemas tersebut tidak menghilang dan menimbulkan gejala seperti gangguan konsentrasi, kesulitan tidur, sensasi tegang pada otot, dan cepat lelah, yang bisa sangat mengganggu produktivitas sehari-hari. Banyak faktor dapat menyebabkan anxiety disorder. Pada umumnya adalah pengalaman masa lalu, trauma, kekerasan fisik, status kesehatan saat ini, obat-obatan tertentu, dan alkohol. Jika anxiety disorder tidak ditanggulangi dengan baik, maka dapat berkembang menjadi suatu anxiety attack, dimana gejala yang timbul adalah peningkatan detak jantung, sesak napas, berkeringat, pusing, dan mual.

Cara menanggulanginya?     

Maka saran dan tata laksana pertama untuk menanggulanginya adalah untuk mencari bantuan dan berbicara dengan seseorang tentang kegelisahan yang sedang dialami. Anxiety disorder membuat penderitanya sangat takut mengenai ancaman yang bisa terjadi, baik itu nyata maupun hanya hasil manipulasi pemikirannya saja. Kita perlu memerhatikan ketika lingkungan di sekitar kita (keluarga, teman, kolega) mungkin sedang mengalami masalah personal. Menawarkan bantuan sederhana atau cukup dengan mendengarkan keluhannya dapat membawa dampak positif yang sangat besar. Dengan demikian kita dapat berkontribusi dalam mencegah timbulnya anxiety disorder, paling tidak bagi orang-orang terdekat kita.

 

Oleh:
Manchester Anfield Atkins
SCORP CIMSA UPH


Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST