Heartline Movie: Hotel Mumbai

Written by on April 23, 2019

Sinopsis

Jika Anda ingin melihat bagaimana fakta dan fiksi menyatu, silahkan menonton Film “Hotel Mumbai”. Film yang disutradarai Anthony Maras ini memang mengangkat kisah tragis yang historis, saat India pada tanggal 26 November 2008 terjadi serangan teroris yang sangat dramatis karena ada penembakan, penyanderaan dan peledakan dan menewaskan lebih dari 200 orang dan hampir 400 orang lainnya terluka. Pada tanggal 26 November 2008, 10 pemuda datang ke Mumbai, India dengan menggunakan perahu karet. Mereka berhasil menyelinap ke kota tanpa terdeteksi. Ke-10 orang pemuda ini telah dikirim oleh Laskar-e-Taiba, sebuah kelompok teroris yang berbasis di Pakistan. Laskah e-Taiba sendiri adalah organisasi teroris terbesar di Pakistan dan paling aktif di Asia Selatan. Berbekal senapan serbu, granat dan alat peledak, mereka dengan cepat menyebar ke seluruh kota. Selama tiga hari berikutnya, para teroris mendatangkan malapetaka, menewaskan lebih dari 170 orang dan membuat Mumbai benar-benar lumpuh.

Film “Hotel Mumbai” berbeda dari India dalam film Bollywood kebanyakan yang penuh dengan tarian, kegembiraan, serta diselingin dengan kisah asmara yang mengharu-biru. Sang Sutradara, Maras, mengangkat serangan teror Mumbai di Taj Mahal Palace Hotel di India pada tahun 2008. Sejak tanggal 6 April kemarin, film ini sudah diputar di Indonesia dengan durasi 125 menit.

Serangan teror yang mengerikan ini sendiri terjadi di beberapa tempat di India, yakni Stasiun Kereta Api Chhatrapati Shivaji Terminus, Hotel Oberoi, Hotel Taj Mahal Palace, Kafe Leopold, Rumah Sakit Cama, dan gedung pusat komunitas Yahudi Mumbai Chabad House. Serangan pada November 2008 itu sendiri terjadi selama empat hari non-stop di 12 lokasi berbeda di Mumbai.

Relevansi

Film ini masih relevan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Gerakan-gerakan radikal dan ekstremis yang mengeksploitasi secara keliru faham identitas dari berbagai kelompok ideologis, masih marak dan harus kita waspadai. Film ini bisa menjadi wake up call bagi semua anak bangsa bahwa teroris terus bekerja untuk menebar teror dalam komunitas sel-sel mereka. Peristiwa ledakan bom Paskah akhir-akhir ini di Sri Lanka di beberapa gereja dan hotel, serta menewaskan ratusan orang, adalah contoh terdekat bahwa teroris bisa membawa petaka kapan saja. Kita dukung penegak hukum bekerja, sekaligus kita waspada dan bekerja membangun rasa cinta tanah air, Indonesia, agar tertepis dari rongrongan ideologi lain.

(Anda bisa mendengarkan Program “Heartline Movie” di Radio Heartline 100.6 FM Tangerang, Jakarta, setiap Hari Sabtu pukul 08.00 WIB)

*Diolah dari berbagai sumber  

  1. https://tirto.id/hotel-mumbai-jadi-teroris-sayap-kanan-demi-keluarga-dmMk
  2. https://www.idntimes.com/hype/entertainment/stella/review-film-hotel-mumbai

Current track

Title

Artist