20 April 2021

Kabupaten Tangerang Disebut Zona Oranye, Pemkab: Ada Kesalahan Data!

Terkait zona oranye (waspada) di wilayah Kabupaten Tangerang, Juru Bicara (Jubir) COVID-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi menjelaskan ada kesalahan penarikan data, Senin (19/04/2021).

Jubir COVID-19 itu pun menerangkan, data tersebut merupakan data beberapa pekan lalu saat Kabupaten Tangerang masih menjadi zona oranye, hal itu menyebabkan data penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang terhitung seperti kasus meningkat.

"Sebenarnya itu adalah data-data lama yang mungkin baru di sinkron-kan oleh provinsi kepada Kementerian Kesehatan, makanya tercatat atau terdata di aplikasi Kementerian Kesehatan sebagai zona oranye," pungkas Hendra saat diwawancarai oleh tim Diskominfo.

Hendra juga menambahkan, status penyebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang semakin lama kasusnya semakin menurun, kasus yang dirawat dan juga angka kematian menurun, sedangkan untuk tingkat kesembuhan relatif meningkat.

Kendati demikian, untuk menghentikan penularan COVID-19, Pemkab Tangerang melalui Dinas Kesehatan terus melakukan vaksinasi secara bertahap, vaksinasi ini tetap berjalan dibulan ramadhan dan dilakukan di 44 Puskesmas serta 24 rumah sakit.

"Saat ini kita masih terus berjalan vaksinasi, walaupun memang vaksinasi secara bertahap dari provinsi sudah kita habiskan tahap satu, tetapi masih berjalan tahap dua sampai nanti setelah lebaran masih ada jadwal vaksinasi untuk tahap kedua," ucap Hendra.

Hendra selaku Jubir COVID-19 juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang, untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan serta tetap melakukan 4M (memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan), kemudian ia juga selalu mengingatkan untuk mengikuti vaksinasi untuk mencegah terjadinya penularan dari virus COVID-19 tersebut. (hum/yp)