Kemenag RI: Media Kristen Bersinergi demi Membangun Bangsa

Written by on November 26, 2019

Media massa saat ini diakui sebagai sarana yang sangat strategis untuk membangun ataupun merusak masyarakat. Karena itu, pemerintah wajib selalu bersinergi dengan media massa demi membangun bangsa.

Dalam rangka sinergi tersebut, pemerintah (Kementerian Agama Republik Indonesia) menyelenggarakan Konsultasi Pembinaan Pengelola Media Kristen di Indonesia, 25-27 November 2019 di Hotel Salak Heritage, Bogor, Jawa Barat.

Direktur Urusan Agama Kristen, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kementerian Agama, Janus Pangaribuan, SH, MM

Pemerintah dan media massa perlu menyamakan persepsi untuk merekonstruksi kebaikan-kebaikan. Apalagi media massa Kristen, sangat perlu memadukan langkah menangkal hoax demi mengimplementasikan kasih Yesus dalam relasi terhadap sesama,” papar Direktur Urusan Agama Kristen, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Janus Pangaribuan, SH, MM, Bogor (25/11).

Lebih lanjut, dalam sambutan mewakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kementerian Agama, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, Janus Pangaribuan mengatakan bahwa media massa Kristen diharapkan bisa menginspirasi, membangun opini baik, dan merekatkan bangsa. Apalagi di jaman sekarang, dimana arus informasi dan teknologi sedemikian deras, serta merebaknya penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebagai bagian bangsa Indonesia, media massa Kristen wajib menanamkan kecintaan terhadap Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga bangsa ini mampu menangkal hoax yang dapat memecah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Janus.  

Konsultasi ini diikuti oleh puluhan media massa Kristen, baik cetak, elektronik dan media daring/online, yang mewakili provinsi di Indonesia (beberapa diantaranya adalah radio yang tergabung dalam Heartline Network). Acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh Pdt. Sapta Baralaska Utama Siagian, M.Th.

Dalam Yesaya 32:17 tertulis, dimana ada kebenaran, disitu akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. Karena itu, (sebagai insane pers/media massa) beritakanlah apa yang benar! Dan marilah kita hidup dalam kebenaran itu sendiri,” kata Pdt. Sapta Siagian. 

Ketua Panitia Konsultasi Pembinaan Pengelola Media Kristen di Indonesia, Evendy Hutabarat

Untuk itu, selama 3 hari 2 malam di Bogor, pemerintah hendak berkomunikasi dan menjalankan fungsi konsultasi terhadap peran dan fungsi media-media Kristen di seluruh Indonesia.

Acara ini merupakan momen strategis untuk dapat saling bertukar informasi seputar perkembangan situasi dan kondisi masyarakat Kristen di Indonesia, terutama terkait dengan kondisi penghayatan iman Kristen,” ujar Evendy Hutabarat, Ketua Panitia Konsultasi Pembinaan Pengelola Media Kristen di Indonesia.

Di hari pertama konsultasi, sejumlah media di beberapa daerah seperti Aceh, Kepulauan Riau, Palu, dan Papua, pun membagikan pergumulan mereka sebagai media Kristen. Selanjutnya, acara ini akan memberikan beberapa sesi konsultasi pembinaan seperti Etika dan Karakter Media Kristen, Fenomena Media Kristen dan Wartawan Masa Kini, Pelayanan Kristen melalui Media Kristen, Media Masa Kini dan Hoaks. (yp)

Sejumlah radio dari Heartline Network berfoto bersama Direktur Urusan Agama Kristen, Janus Pangaribuan, SH, MM


Current track

Title

Artist