Mau Keluar Kota Naik Kereta? Per 2021, Jangan ke Gambir!

Written by on October 9, 2019

Mulai tahun 2021, Stasiun Gambir hanya akan melayani KRL atau commuter line Jabodetabek dan kereja khusus pariwisata & kepresidenan. Hal tersebut menyusul upaya Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, mengembangkan stasiun Manggarai.

Saat ini, Pemerintah tengah mengembangkan stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral atau hub di DKI Jakarta. Per tahun 2021, Stasiun Manggarai akan melayani kereta jarak jauh (antar kota), kereta bandara, dan KRL/commuter line Jabodetabek. Dari ketiga pelayanan kereta tersebut, Stasiun Manggarai sudah melayani commuter line (Bogor Line dan Bekasi Line), dan baru-baru ini telah membuka pelayanan kereta bandara.

Menurut Kepala Sub bagian (Kasubag) Humas Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Supandi, pemindahaan pelayanan Kereta Api (KA) jarak jauh dari Stasiun Gambir ke Stasiun Manggarai didasari oleh kapasitas pengguna KA semakin banyak.

Apalagi stasiun Gambir sudah susah dilakukan penambahan jalur lintas KA,” pungkas Supandi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, rencana pemindahan pelayanan KA jarak jauh tersebut mendapat sejumlah kritikan dan mendatangkan keluhan. Salah satu kritikan datang dari bekas Menteri Perhubungan dan bekas Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (KAI), Ignasius Jonan. Sementara itu, masyarakat yang merupakan calon penumpang KA mengeluhkan arus lalu lintas dan lahan parker di Stasiun Manggarai, bila rencana itu diterapkan.

Hingga saat ini, Stasiun Manggarai masih terus berbenah di sana-sini. Yang terbaru, pembukaan layanan KA bandara di stasiun yang sudah berumur lebih dari 1 abad tersebut. Stasiun Manggarai mulai dibangun di tahun 1914 dan diresmikan 1 Mei 1918. Pembangunan dipimpin oleh arsitek Belanda bernama Ir. J. Van Gendt. Sebelumnya, sejak 1913 perusahaan kereta api Negara Staatsspoor en Tramwegen (SS) menguasai seluruh jaringan rel kereta api di Batavia dan Meester Cornelis. SS menata ulang jalur kereta api di dua kotapraja tersebut. Salah satunya adalah pembongkaran Stasiuns Boekitdoeri dan mulai membangun stasiun baru di wilayah Manggarai.

Pada masanya, Stasiun Manggarai memiliki satu bengkel besar paling lengkap yang dimiliki SS untuk merehabilitasi dan merakit ulang kereta, gerbong dan lokomotif uap.

 

*disadur dari berbagai sumber

 


Heartline Tangerang

100.6 FM

Current track
TITLE
ARTIST